Tugas Berat Menanti Airlangga Hartarto

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dinobatkan kembali memimpin Partai Golkar periode 2019-2024. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Rabu malam (4/12).

Keputusan Airlangga maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar sempat menuai polemik. Hal itu tidak terlepas dari tugas berat Airlangga sebagai Menko Perekonomian. Pekan lalu, pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menyarankan agar Airlangga Fokus membenahi kondisi perekonomian Indonesia.

Apalagi, Menko Perekonomian memiliki peran sentral dalam menjalankan roda perekonomian. Bila lengah sedikit saja, Indonesia bisa gagal menghadapi krisis ekonomi global.

- Advertisement -

Salamuddin mencatat tiga faktor utama terjadinya masalah ekonomi di Indonesia. Impor yang besar-besaran, Indonesia terlalu bergantung dari utang luar negeri, dan ada penyebab secara politik.

“Banyak elemen Pemerintahan dan DPR ditenggarai dikendalikan oleh para importir. Pengambil keputusan dalam pemerintahan semakin tergantung pada utang, sehingga kebijakan pun dibuat untuk menghasilkan keuntungan sebesar besarnya bagi para rentenir pemberi utang,” kata dia.

Keputusan Munas Golkar mengangkat Airlangga sebagai ketum tentu menambah amanat yang harus ia emban. Jurubicara Munas Golkar, Christina Aryani, membeberkan beberapa amanah yang akan dipikul oleh Airlangga.

Sebagai partai pendukung pemerintah, kata dia, maka menjaga dan mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf adalah tugas utama Golkar. Terkhusus menyukseskan program omnibus law di bidang cipta lapangan kerja serta perpajakan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tugas itu menjadi fokus jangka pendek partai berlambang beringin itu.

“Kami gembira bahwa Bapak Airlangga kembali dipercaya oleh kader partai untuk memimpin kami menjalankan dan mengawal agenda penting tersebut,” kata Christina di Jakarta, hari ini, Kamis (5/12).(EP)

Berita terkini

Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Indonesiainside.id, Al Bab - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Uji Coba Buka Destinasi Wisata, Prambanan dan Ratu Boko Terapkan Protokol Kesehatan

Indonesiainside.id, Jakarta - PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan yang berkunjung...

Setelah 100 Hari Lockdown, Apa yang Terjadi di Inggris?

Indonesiainside.id, London - Banyak langkah dan perubahan yang telah dilewati Inggris selama masa pandemi. Terhitung hingga Selasa (30/6), Inggris sudah melewati 100 hari penerapan...

Menkes Selandia Baru Mengundurkan Diri Usai Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Pak Terawan Bagaimana?

Indonesiainside.id, Wellington - Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark mengundurkan diri pada Kamis (2/7) usai mendapat kritik atas kekeliruan terkait fasilitas karantina yang menjadi...

Berita terkait

Golkar Usung Adik dan Kemenakan Mentan di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Makassar - Partai Golkar Sulsel mengusung adik kandung Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo, dan kemenakannya, Adnan Purichta Ichsan, pada...

Pendiri PKS Hilmi Aminuddin Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Indonesiainside.id, Bandung - Mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus tokoh pendiri partai tersebut, Hilmi Aminuddin dimakamkan dengan prosedur protokol kesehatan Covid-19. Juru...

Rapat Baleg DPR, Fraksi PKS Desak RUU HIP Ditarik dari Prolegnas

Indonesiainside.id, Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan agar RUU Haluan Ideologi Pancasila ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Fraksi PKS menyampaikan hal...

Soal RUU HIP, Fraksi PKB: Pancasila Bukan Milik Segelintir Orang

Indonesiainside.id, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Yanuar Prihatin menilai usulan perubahan Rancangan Undang-Undang Haluan Negara (RUU HIP) menjadi RUU Pembinaan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here