Pengamat Prediksi Gibran Bisa Dapat 70 Persen Suara di Pilkada Solo

Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada Solo 2020 menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini. Topik yang disorot tidak hanya tentang dinasti politik keluarga Presiden Jokowi, melainkan juga terkait dengan peluang Gibran untuk berhasil merebut kursi walikota Solo.

Pengamat politik dari Universitas al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, memperkirakan setidaknya Gibran akan meraup suara sebesar 70 persen dari masyarakat Kota Solo jika benar diajukan PDIP sebagai kandidat pada pilkada mendatang. Setidaknya, Ujang mempunyai dua alasan memberikan prediksi angka mayoritas tersebut kepada putra sulung Jokowi itu.

“Logikanya begini, di Solo itu jumlah pemilihnya sedikit. Hanya ratusan ribu,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, akhir pekan ini.

Alasan kedua, menurut dia, karena adanya faktor partai politik pengusung Gibran, yaitu PDIP. “Partai terbesar di Solo adalah PDIP yaitu ada 30 kursi dari 45 kursi DPRD,” kata Ujang.

Dia menuturkan, ketika Gibran didukung oleh PDIP, parpol tersebut mempunyai kekuatan mayoritas dan poin penting lainnya adalah karena Gibran anak seorang presiden. “Kalau anaknya presiden, kalau kalah itu soal harga diri keluarga dan harga diri Jokowi,” ucap Ujang.

Ujang menilai kemungkinan Gibran untuk kalah di Pilkada Solo hampir mustahil. Ini karena presiden memiliki banyak sumber daya, mulai dari keuangan, kekuasaan, jaringan, sumber daya birokrasi, TNI, Polri, kejaksaan, dan lain-lain.

“Oleh karena itu, tidak heran banyak parpol selain PDIP yang berambisi mengusung Gibran, seperti PKS, PKB, dan Gerindra. Jadi argumen itu sangat jelas kemungkinan besarnya menang,” katanya. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here