Demo Pelajar STM di DPR, Minta Polisi Tak Represif

puluhan pelajar yang tergabung dalam Federasi Pelajar Jakarta (Fijar). Mereka minta polisi tidak represif ke pengunjukrasa. Foto: Muhajir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Aksi yang digelar Konfederasi Buruh Indonesia (KASBI) tidak hanya diikuti oleh massa yang berasal dari kalangan buruh saja. Namun, ada pula puluhan pelajar yang tergabung dalam Federasi Pelajar Jakarta (Fijar).

Dalam kesempatan itu, perwakilan Fijar turut naik ke mobil komando untuk menyampaikan aspirasi. Selain menyuarakan kesejahteraan rakyat, mereka menyoroti tindakan represif aparat kepolisian saat mengamankan aksi massa.

“Kalau bertindak represif berarti mereka tidak punya agama. Karena tidak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan,” kata pengurus Fijar, Gilang, dari Mobil Komando, di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/1).

Dia mengatakan, salah satu agama yang mengajarkan perdamaian adalah Islam. Ia bahkan menyebut salah satu arti ayat dalam Alquran yang menyebutkan hal itu.

“Dalam Islam kita mengenal perdamaian. Bahkan dalam kristen juga mengajarkan perdamaian. Saya sedih melihat bapak bapak polisi bertindak represif kepada para demonstran,” ucap dia.

Lebih jauh dia menegaskan, alasan Fijar turut dalam aksi tersebut karena prihatin dengan kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini. Menurut dia, banyak aturan yang justeru tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“Seperti Omnibus Law ini,” ujar Gilang. “Saya ikut aksi ini karena saya manusia. Tuhan tidak menciptakan manusia untuk memanusiakan manusia,” lanjutnya.

Dalam aksi ini, massa berasal dari berbagai latar belakang profesi. Mulai dari sektor industri garmen, tekstil, manufaktur, otomotif, pertambangan, media, perbankan, rumah sakit, dan industri kreatif dengan basis anggota kuar di Pulau Jawa, Sumatera, dan daerah lainnya. Aksi juga ini diikuti oleh organisasi petani, mahasiswa, pemuda, perempuan, serta masyarakat.

Aksi ini juga diikuti organisasi buruh seperti Konfederasi Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Sentra Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikar Nasional (KSN), Pergerakan Pelaut Indonesia, Jarkom Serikat Pekerja Perbankan, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR), dan Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here