Andi Arief Endus Perampok Jiwasraya-Asabri Orang yang Sama

Politikus Demokrat Andi Arief. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, mengendus perampok PT Asuransi Jiwasraya dan Asuransi Angkatan Bersenjata RI (Asabri) merupakan kelompok yang sama. Megakorupsi di perusahaan plat merah itu ditaksir merugikan negara hingga puluhan triliun.

Menurut dia, salah satu kesalahan Presiden Jokowi adalah terburu-buru menyebut gagal bayar Jiwasraya karena masalah lama dan masalah tahun 2006. Ia menyebut masalah perusahaan plat merah itu terjadi saat Jokowi menjadi presiden.

“Tidak Pak, audit BPK menyebut jiwasraya dirampok di 2014-2018, bahkan kini plus Asabri dengan modus/pelaku sama. Sebelumnya dana pensiun Pertamina,” kata Andi melalui laman resminya, Sabtu (18/1).

Dia mengatakan, Kementerian BUMN sudah menemukan hubungan perampokan Jiwasraya dan Asabri. Penemuan tersebut disampaikan Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirdjoatmodjo, pada Rabu (15/1) lalu.

“Kalau terjadi modus perampokan dengan cara sama, jumlah uangnya puluhan T, dilakukan pelaku yang sama serta waktu yang sama 2014-2018 di tiga BUMN (pertamina-Asabri-Jiwasraya), maka pelaku utamanya dipastikan sangat kuat sampai meneg BUMN lama tak berdaya, kini menghilang dan diam,” ucap Andi Arief.

Kartika sebelumnya mengatakan ada kaitan erat dalam kasus dugaan korupsi di Jiwasraya dan Asabri. Temuan itu mengacu pada hasil tinjauan Kementerian BUMN terhadap hasil audit terhadap keuangan Asabri oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kami mereview dengan BPKP dan Komisaris Asabri. Memang saham-saham yang ada di Asabri mirip-mirip dengan saham-saham di Jiwasraya. Jadi memang kami melihat ada semacam hubungan permainan saham di Asabri dan Jiwasraya,” tutur Kartika, Rabu (15/1) lalu.

Tak hanya itu, hasil audit menunjukkan bahwa terdapat penurunan nilai saham dan reksadana yang signifikan pada portofolio investasi Asabri, serupa kasus pada Jiwasraya. Dari hasil audit BPKP itu, Kartika menyebut pemerintah akan MUI menentukan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan atas kasus dugaan kasus korupsi Asabri.

“Kita akan lihat pihak-pihak yang bertanggung jawab dan pada saatnya akan kita umumkan sanksi dan prosesnya seperti apa,” tutur dia.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here