Pelukan Kebangsaan PKS dan Nasdem Bahas Omnibus Law

Indonesiainside.id, Jakarta – Para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem kembali menggelar pertemuan. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyebut silaturahmi itu sebagai pelukan kebangsaan yang digelar di Kantor DPP Partai NasDem.

Kedua partai membahas beberapa hal yang saat ini sedang menjadi kegelisahan masyarakat, salah satunya Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. PKS ingin mendapatkan penjelasan langsung terkait Omnibus Law dari Nasdem sebagai partai inisiator.

“Kalau itu bisa kita jaga bersama, maka kami insya Allah di DPR sama-sama melakukan pembahasan, sehingga hasilnya harus lebih baik untuk kepentingan bersama,” tutur Sohibul di kantor DPP NasDem, Jakarta, Rabu (29/1).

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan tiga bahasan yang menjadi topik diskusi dalam kunjungan balasan. Pertama, kedua partai saling menyampaikan progres report.

“Sejak kami bertemu di DPP PKS. Dari pertemuan yang disebut pelukan kebangsaan ini memberikan dampak yang baik bagi hubungan antarpartai politik,” kata dia.

Kedua, PKS dan Nasdem juga menyoroti persoalan-persoalan kebangsaan hari ini yang tentunya dengan visi dan misi sama, yaitu memajukan dan mensejahterakan rakyat Indonesia. Bagi dia, yang menarik Ketum Nasdem Surya Paloh setiap bertemu selalu membahas tentang penguasaan sains dan teknologi.

“Tadi pun beliau sampaikan itu. Karena itu kami juga berbincang-bincang bagaimana kita bisa sama-sama meneguhkan platform bangsa ini dalam penguatan teknologi,” ucap Sohibul.

Ketiga, dia menyebutkan pelukan kebangsaan tempo lalu ternyata memberikan dampak yang lumayan baik bagi hubungan antar partai politik secara khsusus PKS dan Nasdem di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Sohibul mengaku hal tersebut merupakan hal yang positif untuk ditingkatkan dan dijaga serta berharap bisa menular ke partai lain.

“Kita terus jaga dan tingkatkan sehingga hubungan kedua partai ini bisa menular ke partai-partai lain untuk terjadi kerja sama yang lebih erat,” ujarnya. (Aza)

Berita terkait

PKS Rekomendasikan Machfud Maju Pilkada Surabaya

Indonesiainside.id, Surabaya - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi merekomendasikan Machfud Arifin sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya untuk bisa maju dalam Pilkada Serentak 2020. "Keputusan...

Mardani: Kalau Seminggu Jokowi tidak Reshuffle, Berarti cuma Omdo

Indonesiainside.id, Jakarta - Politikus PKS, Mardani Ali Sera, mendesak Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju. Isu tersebut menjadi perbincangan publik setelah Joko...

Wakil Ketua Komisi III DPR Sesalkan Penundaan RUU PKS

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyesalkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dikeluarkan dari Program Legislasi...

PKS Ingin Bangun Koalisi untuk Lanjutkan Rezim di Depok, Ada yang Berminat?

Indonesiainside.id, Depok - Bakal Calon Wali Kota Depok dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Imam Budi Hartono (IBH) menegaskan perlu membangun koalisi untuk memenangkan pertarungan...

PKS Minta RUU HIP Di-drop, Baleg DPR: Tak Bisa, Ada Mekanisme

Indonesiainside.id, Jakarta -  Anggota Fraksi PKS, Mulyanto, kembali meminta aga RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ditarik dari program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2020 dalam...

NasDem Ngotot Pembahasan RUU PKS Dilanjutkan

Indonesiainside.id, Jakarta – Fraksi Partai NasDem di DPR tetap ingin pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) tetap dilanjutkan. RUU itu sebelumnya diusulkan ditarik...

KH Hilmi Aminuddin, Guru Dakwah Tarbiyah Jebolan Tebuireng Jombang

Indonesiainside.id, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan (PK), yang kemudian berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), KH Hilmi Aminuddin wafat pada Selasa (30/6). Ia...

Pendiri PKS Hilmi Aminuddin Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Indonesiainside.id, Bandung - Mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus tokoh pendiri partai tersebut, Hilmi Aminuddin dimakamkan dengan prosedur protokol kesehatan Covid-19. Juru...

Berita terkini

Buron 17 Tahun, Pembobol BNI Maria Pauline Tiba di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan pembobol kas Bank BNI senilai Rp1,2 triliun (sebelumnya disebut Rp1,7 triliun) Maria Pauline Lumowa tiba di Tanah Air melalui Terminal...
ads3 mekarsari

Pengacara: Habib Bahar Jalani Sidang Perdana Gugatan Pencabutan Asimilasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Ikhwan Tuankotta menjalani sidang perdana gugatan perdata atas pencabutan asimilasi kliennya dengan tergugat Kepala Badan...

Pemkot Bekasi Terbitkan Panduan Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 451/4323-Setda.Kessos Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M....

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Berita utama

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

Syarief Hasan: Saya Minta Presiden Tegas Menolak RUU HIP, Bukan Ganti Nama Jadi RUU PIP

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta presiden untuk secara tegas mengumumkan kepada masyarakat bahwa pemerintah menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dia...

Kota Bekasi Capai Zona Hijau, Rahmat: Kalau Ada Kasus Baru, Infrastruktur Kita Terpenuhi

Indonesiainside.id, Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim Kota Bekasi kini sudah masuk zona hijau Covid-19 dengan indikator angka penyebaran kasus yang semakin...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here