Mengenal Dradjad H Wibowo: Jika Menang, PAN Jadi Oposan

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad H Wibowo memiliki sikap sangat jelas jika berhasil memenangkan kongres kelima partainya yang digelar di Kendari, 10-12 Februari 2020.

Sebelum menjadi politikus dan anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Dradjad sudah dikenal vokal karena kerap mengkritisi kebijakan pemerintah. Kini, dia memutuskan untuk maju sebagai bakal calon ketua umum PAN.

Dalam kongres yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Dradjad akan melawan petahana Zulkifli Hasan, Asman Abnur, dan Mulfachri Harahap. Jika menang, Dradjad siap memimpin PAN sebagai oposan.

- Advertisement -

“Malulah kalau minta jabatan di dalam. Teman-teman yang mendukung Pak Jokowi lebih berhak membantu beliau di pemerintahan,” katanya saat mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum di DPP PAN, Jakarta, Sabtu (8/2).

17 12 46 9354303A 9EB5 4FF6 8BF0 411DBD87E1C0
Dradjad H Wibowo (kanan). Foto: Antara

Isu-isu teraktual yang menjadi sorotannya saat ini, antara lain, defisit Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS),  pencegahan wabah virus corona, dan gagal bayar Jiwasraya. Masih banyak isu lainnya, namun ia akan sampaikan setelah terpilih nanti.

“Niat saya maju bukan sekadar merebut kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Ini adalah bagian dari misi ibadah saya, kontribusi saya dengan teman-teman,” katanya.

Koordinator Tim Pemenangan Dradjad, Ekos Albar, menyebut jagonya mengantongi 40 persen dari total suara pemilih (voters) dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN seluruh Indonesia.

“Mungkin akan sedikit saya buka, ya, minimal 40 persen voters yang valid mungkin sudah di tangan kami,” kata Albar.

Dari 590 suara pada pemilihan calon ketua umum dalam kongres PAN, Albar mengklaim mengantongi 236 suara atau 40 persen. Dia optimistis jumlah tersebut masih meningkat seiring dengan diapresiasinya visi dan misi Dradjad oleh kader PAN di seluruh Indonesia.

Dradjad dan timnya memilih gaya gerilya politik dan operasi senyap untuk meraup dukungan. Gerilya politik dan operasi senyap Drajad mengutamakan pendekatan personal kepada semua kader.

Pria yang akrab disapa Drajad itu lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 20 Mei 1964. Dradjad dikenal sebagai sosok yang aktif mengeritik pemerintah, terkhusus kebijakan pemerintah di bidang ekonomi.

Sebelum terjun ke dunia politik ia aktif sebagai direktur Institute For Development of Economics and Finance (INDEF). Dia tercatat sebagai alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) dan mengambil gelar Ph.D University of Queensland.

Pada periode 2004-2009, Dradjad menjadi anggota Komisi XI DPR yang membidangi masalah keuangan dan perbankan. Namun pada periode 2009-2014, dia tidak mencalonkan diri lagi sebagai anggota DPR. Berikut biodata singkat Dradjad:

Pendidikan
Sarjana IPB Bogor
Master University of Queensland
Ph.D, University of Queensland

Karier
Direktur Indef, Jakarta
Pengajar Keuangan Internasional dan perbankan
Pascasarjana DTIE Perbanas
Komisaris BNI
Direktur Eksekutif LEI
Anggota Komisi XI DPR RI
Wakil Ketua Fraksi PAN
Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indoensia
Pendiri Buletin of Indonesia Scuences Technology & Economic
Wakil Presiden Muslim Students
Association of the University of Queensland
(Aza)

Berita terkini

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Roadmap Program Pelatihan Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong Belum Lengkap

Indonesiainside.id, Jakarta--Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong belum memberikan roadmap program persiapan timnas senior. "Dia sudah memberikan roadmap (peta jalan) untuk...

Malaysia Tangguhkan Pilot Berlisensi Pakistan, Terkait Pemalsuan Kualifikasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Regulator penerbangan Malaysia untuk sementara menangguhkan pilot yang dipekerjakan oleh maskapai domestik yang memegang lisensi Pakistan. Hal ini dilakukan setelah...

Berita terkait

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Ternyata Dana Covid-19 yang Diributkan Jokowi Belum Diterima Kemenkes, Mantan Kasum TNI: Sudah Telanjur Jadi Kambing Hitam

Indonesiainside.id, Jakarta - Mantan Kasum TNI Letjen (purn) Johannes Suryo Prabowo menilai Kemenkes menjadi kambing hitam terkait penyaluran dana kesehatan untuk Covid-19. Karena dana...

Sungai Bone Meluap, Kampung Bugis Tenggelam, 4.141 Korban Banjir Mengungsi di Gorontalo

Indonesiainside.id, Gorontalo--Sebanyak 4.141 korban banjir di Kota Gorontalo memadati 12 lokasi pengungsian di Kota Gorontalo. Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana) lokasi pengungsian di...

Museum Rasulullah SAW Akan Dibangun di Area Perluasan Kawasan Ancol

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Perluasan Kawasan Ancol seluas 155 hektare dilakukan...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here