Pengamat: Kepala BPIP Pengkhianat Pancasila

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerhati politik, M Rizal Fadillah menilai pernyataan Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, soal ‘agama musuh pancasila’ telah mengaburkan sejarah. Ia menyebut pernyataan kontroversial itu sangat berbahaya, apalagi posisinya sebagai Ketua Pembina Ideologi Pancasila.

Rizal menyebut ada 3 bahaya utama dari pernyataan tersebut. Pertama, memahami pancasila secara harfiah dan doktriner. Ia menegaskan, jika hal itu dibiarkan maka akan terjadi pemberhalaan pada pancasila.

Kedua, membenturkan pancasila dengan agama adalah salah besar. Ini karena kekuatan bangsa ada pada umat beragama.

“Jika agama dijadikan musuh, maka yang hancur nantinya adalah pancasila. Yudian menjadi penghianat pancasila,” kata Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/2).

Ketiga, sejarah pancasila adalah akomodasi dari nilai-nilai agama. Pancasila tanpa agama adalah kegelapan. Tidak ada masa depan yang cerah berada di ruang yang gelap.

“Pandangan Yudian bukan saja sekuler tetapi sudah komunis. Karenanya hanya dua pilihan bagi dirinya, yaitu tobat dan meluruskan pandangannya atau Presiden Jokowi harus segera mencopot Yudian dari status sebagai Ketua BPIP,” kata dia.

Dalam sebuah wawancara khusus dengan media nasional, Yudian Wahyudi menyampaikan pikirannya tentang nilai-nilai pancasila. Salah satu poin yang ia sampaikan adalah agama merupakan musuh pancasila.

“Si minoritas ini ingin melawan pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” kata Yudian.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here