Antrean Panjang Bandara Soetta, DPR: Batalkan Pelonggaran PSBB

Antrean padat penumpang pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/5) pagi. Foto: Instagram/jktinfo

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi V DPR meminta pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatalkan pelonggaran moda transportasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyusul penumpukan penumpang di Bandara Soetta Soekarno-Hatta. Seharusnya pemerintah mengutamakan keselamatan masyarakat dengan konsisten menerapkan PSBB di tengah pandemi Covid-19.

Anggota Komisi V DPR, Irwan Fecho, menilai pemerintah seolah mengabaikan keselamatan rakyat demi kekuasaan dan ekonomi dengan adanya penumpukan penumpang itu. Padahal, kata dia, pemerintah sudah sering diingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah menciptakan permasalahan serius bagi banyak negara.

“Kalau persoalannya ekonomi, kan sebenarnya sudah ditangani dengan diterbitkannya Perppu No.1/2020 yang mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp405 triliun. Untuk itu saya meminta pemerintah menguatkan PSBB dalam memerangi Covid-19, serta tanpa mengeluarkan kebijakan yang keliru seperti saat ini dengan melonggarkan transportasi umum,” kata Irwan di Jakarta, Jumat (15/5).

“Saya minta pemerintah secara tegas untuk segera mencabut surat edaran sampai dengan kita melewati puncak curva dan cenderung turun, barulah kita longgarkan,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Anggota DPR dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi. Dia menilai penumpukan penumpang di bandara Soetta akibat ketidaksiapan angkasa pura dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pasca dibolehkannya penerbangan oleh Kemenhub.

“Membludaknya jumlah orang yang melakukan perjalanan berpotensi menjadi pemicu penyebaran covid-19. Karena itu, kontrol kesehatan harus benar-benar dilakukan secara ketat tidak sekadar memenuhi syarat formalitas saja,” kata Awiek.

Sebelumnya, terjadi penumpukan di Bandara Soetta pada Kamis (14/5). Kepadatan di Terminal 2 Bandara Soetta terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Kepadatan dipicu oleh 11 penerbangan milik Lion Air Grup dan dua penerbangan Citilink yang hampir bersamaan antara pukul 06.00-08.00 WIB. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here