PKS Surati Pemerintah Minta Batalkan Kenaikan BPJS Kesehatan dan Turunkan Harga BBM

Indonesiainside.id, Jakarta – Fraksi PKS DPR RI melayangkan dua surat ke pemerintah. Surat itu berisi pemerintaan untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan kepada Menteri Kesehatan, dan agar Pertamina menurunkan harga BBM kepada Menteri ESDM.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengugkapkan, dua surat tersebut dikirimkan Fraksi pada senin kemarin (18/5). Fraksi menyatakan memiliki argumentasi yang rasional dan objektif mengapa mereka meminta

Alasan mendasarnya adalah pandemi Covid-19 benar-benar menurunkan penghasilan dan daya beli masyarakat secara drastis. Ekonomi masyarakat benar-benar jatuh, pemenuhan kebutuhan pokok sulit, banyak masyarakat yang jatuh menjadi pengangguran dan kemiskinan baru.

“Dalam kondisi demikian sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah membantu warganya meringankan beban ekonomi melalui jaring pengaman sosial yang efektif dan tepat sasaran. Bukan sebaliknya, menambah berat beban ekonomi masyarakat dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan,” ungkap Anggota Komisi I DPR ini, Selasa (19/5).

Dalam surat kepada Menteri Kesehatan disebutkan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat merupakan hak mendasar bagi setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Fraksi menilai kebijakan kenaikan iuran BPJS keluar disaat yang tidak tepat di tengah pandemi Covid-19, kenaikan iuran BPJS dipandang hanya akan menambah berat beban masyarakat.

Sementara  dalam surat yang dikirimkan ke Menteri ESDM, Fraksi melihat alasan rasional penurunan harga BBM oleh Pertamina. Dalam hitungan Fraksi PKS, saat ini harga minyak dunia sudah mencapai kisaran 30 dolar Amerika per barel, sementara asumsi dalam APBN 2020 adalah 63 dolar Amerika per barel.

“Kebijakan penurunan harga BBM sangat dinantikan masyarakat dan¬† pelaku usaha untuk meringankan beban ekonomi di tengah wabah Covid-19. Selain itu, untuk memenuhi rasa keadilan konsumen mengingat harga minyak dunia sejak bulan Februari sudah mulai menurun,” ungkap Jazuli mengutip isi surat. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here