Tommy Soeharto dan Muchdi PR Bersaing di Munaslub Berkarya

Presidium Penyelamat Partai Berkarya. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Presidium Penyelamat Partai Berkarya bakal segera menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Munaslub itu direncanakan bakal digelar pada 11 Juli 2020.

Muchdi Purwoprandjono (PR) dan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Berkarya untuk periode mendatang.

“Selain Pak Tommy, calon lainnya Muchdi PR. Hanya dua itu saya kira. Mereka memiliki basis pendukung yang solid,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang, Kamis(2/7).

Andi menambahkan, kegiatan munaslub dilakukan untuk melakukan evaluasi, perubahan, dan pengembangan partai. “Evaluasi sebelumnya telah disampaikan karena selama ini Partai Berkarya belum pernah melakukannya. Meski sudah diajukan secara personal kepada pimpinan tertinggi. Dengan presidium ini kami lakukan evaluasi,” ujarnya.

Munaslub ini digelar dalam rangka evaluasi dan pengembangan partai ke depan untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum Pak Tommy. Bahkan beliau memerintahkan kepada pimpinan DPW dan DPC seluruh Indonesia untuk ikut, bahkan beliau akan hadir. Tapi tentunya ada dinamika yang pro ada yang kontra, termasuk Sekjen Priyo Budi Santoso yang menentang,” lanjutnya.

Dikatakannya, Munaslub itu bukan untuk membenturkan keduanya Tommy Soeharto dan Muchdi PR. Karena, jika Muchdi menjadi Ketum maka diharapkan Tommy menjabat sebagai dewan pembina.

“Toh kalau Muchdi yang pimpin, Pak Tommy kita harapkan tetap jadi dewan pembina. Beliau kan pendiri di partai ini,” tegasnya.

Presidium Penyelamat Partai Berkarya muncul dan mendesak penyelenggaraan munaslub karena gagalnya Partai Berkarya menembus parlemen 2019-2024. Selain itu, presidium ini menyebut DPP Berkarya tak menentu nasibnya usai gelaran pemilu. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here