GM FKPPI Jatim Wanti-Wanti Anggotanya Tidak Gunakan Atribut Organisasi Untuk Pilkada 2020

Ilustrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Indonesiainside.id, Surabaya – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang anggotanya berpolitik praktis memakai atribut organisasi, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2020.

“Arahan Panglima TNI dan Ketum GM FKPPI sudah jelas, bahwa semua anggota GM FKPPI dilarang menggunakan atribut dan simbol-simbol atau mengatasnamakan organisasi untuk mendukung calon dalam Pilkada,” ujar Sekretaris GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono di Surabaya, Jumat (16/10).

Bahkan, kata dia, arahan tersebut tak hanya berlaku bagi GM FKPPI, tetapi juga seluruh organisasi yang tergabung dalam Keluarga Besar TNI (KBT), seperti PEPABRI, LVRI, PPAD, PPAL, PPAU, KB FKPPI, HIPAKAD, PPM, PERIP, PIVERI, Paguyuban Purnawirawan Kowad, Dharma Pertiwi, IKKT Pragati Wira Anggini, Persit KCK, PIA Ardhya Garini, dan Jalasenastri.

“Panglima juga memerintahkan organisasi KBT memberikan pembinaan kepada anggotanya, supaya tidak ada celah untuk dipolitisasi, dimanfaatkan, disalahgunakan pihak tertentu untuk terlibat kegiatan politik praktis yang dapat merusak citra keluarga besar TNI di masyarakat,” ucapnya.

Mantan komisoner KPU Jatim itu, juga menyampaikan instruksi Ketua Umum PP GM FKPPI Dwi Rianta Soebakti yang menegasakan bahwa siapapun pelanggar aturan akan diberi sanksi organisasi.

“Saya kira ini penting untuk dilakukan seluruh anggota,” ucap aktivis 98 asal Universitas Airlangga Surabaya tersebut.

Menurut dia, memasuki masa Pilkada 2020 maka sudah sepatutnya semua elemen masyarakat menjaga situasi agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here