Bukan Sulap, Mobil F1 di GP Meksiko Bakal Melaju Lebih Kencang

Indonesiainside.id, Mexico City – Para pembalap jet darat akan menghadapi tantangan di lanjutan adu cepat Formula 1. Trek Autodromo Hermanos Rodriguez yang akan menggelar Grand Prix Meksiko akhir pekan nanti terletak di ketinggian sekitar 2.250 mdpl, merupakan yang tertinggi di antara sirkuit lainnya yang berada di kalender Formula 1.

Hal itu akan sangat berpengaruh terhadap performa mobil mengingat semakin tinggi suatu wilayah maka konsentrasi oksigen akan semakin rendah, atau bisa disebut, udara semakin tipis.

“Di daerah bertekanan rendah di ketinggian, molekul udara lebih menyebar sehingga udara tak terlalu padat. Mexico City sekiranya akan 25 persen kurang padat dari udara yang berada di sirkuit, katakan lah, Bahrain,” ungkap Mark Hughes, kontributor teknis di laman resmi Formula 1.

“Hal itu akan memiliki dampak serius terhadap aerodinamika dan performa mesin mobil.”

Hughes menyebut sayap dan lantai mobil akan menghasilkan downforce yang lebih rendah karena tingkat kerapatan udara yang rendah. Itu berarti mobil yang menggunakan sayap besar seperti di Monako hanya akan menghasilkan daya tekan ke bawah yang tak jauh berbeda dengan mobil yang digunakan di Monza dengan sayap tipis mereka.

Downforce yang rendah juga akan mengurangi potensi pengereman dan manuver mobil di tikungan.

Namun, udara yang tipis mengurangi drag atau hambatan mobil ketika melaju sehingga mereka di lintasan lurus akan memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada mobil yang sama yang digunakan di sirkuit yang lebih dekat dengan permukaan laut.

Setiap tim memiliki karakter mobil yang berbeda misalnya Red Bull yang memiliki mobil dengan downforce tinggi seperti halnya Mercedes, sedangkan SF90 milik Ferrari lebih memilih drag yang lebih rendah.

Di sisi performa mesin, udara tipis tak terlalu mempengaruhi mesin yang memiliki turbocharger, berbeda dengan mesin naturally-aspirated yang membutuhkan pasokan udara alami untuk dibakar di ruang pengapian.

Mesin mobil F1 sekarang tak akan mengalami kesulitan pembakaran udara seperti mobil-mobil era sebelumnya karena aliran udara akan dipasok ke ruang pengapian oleh turbo.

Udara tipis memungkinkan turbo untuk berputar lebih cepat untuk menyediakan tekanan udara yang sama seperti dengan kondisi normal.

Setiap mesin memiliki burst point atau batas maksimal kecepatan turbin yang dipandang aman sehingga tak menyebabkan kerusakan.

Hughes mengungkapkan tingkat putaran per menit turbo mesin F1 juga tidak boleh melebihi batas yang telah diatur oleh FIA sehingga akan berimplikasi terhadap kecepatan maksimal mobil di Meksiko nanti.

Kompresor juga harus memastikan rasio yang tepat antara udara dan bahan bakar di ruang pengapian.

Semakin besar turbo, semakin kecil burst point. Mercedes memiliki turbo terbesar sementara Renault lebih memilih desain paling kecil dan biasanya outfit asal Prancis itu memiliki mesin paling kompetitif di antara pesaingnya ketika turun di Meksiko.

Teknisi juga akan dibuat pusing dengan masalah pendinginan, terutama untuk mesin dan rem.

IMG 20191023 062904
Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez.

Empat mesin pabrikan berbeda yang dipakai tim membutuhkan tingkat pendinginan yang berbeda pula oleh karena itu bukaan aerodinamika di badan mobil akan memiliki peran penting.

Rem juga akan bekerja keras saat mobil yang melaju lebih cepat dari biasanya harus melaju lebih lambat di tikungan agar rem bisa bertahan lama. Suhu cakram dan kaliper rem akan tinggi oleh karenanya namun hanya ada sedikit udara untuk mendinginkannya.

Belum lagi suhu aspal trek yang bisa mencapai 50 derajat Celcius ketika suhu udara berkisar 25 derajat jika cuaca cerah. Itu akan menghadirkan masalah bagi ban ketika para pebalap turun di GP Meksiko, Minggu waktu setempat atau Senin dini hari WIB. (EP)

Berita terkait

Fernando Alonso Dikabarkan Kembali ke Renault Musim Balapan 2021

Indonesiainside.id, Jakarta - Juara dunia dua kali Fernando Alonso dilaporkan siap kembali ke Formula 1 bersama Renault pada musim balapan 2021. Kabar tersebut disampaikan...

Hindari Banyak Peluru, Bottas Sudahi Grand Prix Austria Sebagai Juara

Indonesiainside.id, Spielberg - Pebalap Mercedes Valtteri Bottas mengaku dirinya berhasil menghindari banyak peluru untuk meraih kemenangan seri pembuka Formula 1 2020 dalam Grand Prix...

Bos Red Bull: Lewis Hamilton Sebaiknya Minta Maaf ke Alexander Albon

Indonesiainside.id, Speilberg - Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton sebaiknya meminta maaf ke Alexander Albon setelah menyebabkan pebalap Red Bull itu kehilangan kesempatan meraih podium...

Rebut Podium Perdana, Lando Norris Syok dan Termangu Tanpa Kata-Kata

Indonesiainside.id, Spielberg - Pebalap McLaren, Lando Norris, dibuat syok hingga termangu tanpa kata setelah meraih finis podium pertamanya di Formula 1 ketika finis ketiga...

GP Austria: Valtteri Bottas Juara, Lewis Hamilton Jalani Drama Penalti

Indonesiainside.id, Spielberg - Valtteri Bottas secara sempurna mentransformasikan pole position di Grand Prix Austria yang penuh drama menjadi kemenangan pertamanya di Formula 1 musim...

Lawan Rasisme, Hamilton dan Pebalap F1 Berlutut di GP Austria

Indonesiainside.id, Spielberg - Juara dunia enam kali Lewis Hamilton dan sejumlah pebalap Formula 1 berlutut sebelum start Grand Prix Austria. Aksi tersebut sebagai dukungan...

Alex Zanardi Kembali Jalani Bedah Syaraf

Indonesiainside.id, Jakarta - Eks pebalap Formula 1 sekaligus juara Paralimpiade Alex Zanardi telah selesai menjalani bedah saraf untuk kedua kalinya setelah mengalami kecelakaan di...

Rekor Fantastis Menunggu Lewis Hamilton

Indonesiainside.id, London - Musim balapan tahun ini menawarkan kesempatan bagi Lewis Hamilton untuk menyamai rekor juara dunia Formula 1 tujuh kali Michael Schumacher. Hal...

Berita terkini

Elon Musk Siapkan Tesla Gigafactory di Asia

Indonesiainside.id, Jakarta--Pimpinan Tesla, Elon Musk, mengisyaratkan akan membangun pabrik baru Tesla Gigafactory di kawasan Asia, tapi bukan di China. Perusahaan itu dapat membuka pabrik di...
ads3 mekarsari

Bermodal Buah Mangga yang Dipetik dari Tetangganya, Pria Bejat Ini Cabuli Bocah SD

Indonesiainside.id, Mataram - Pelecehan anak kembali terjadi. Kali ini di Lombok Timur, dan pelakunya tak lain orang dekat korban yaitu tetangganya sendiri. Korban berusia delapan...

Dua Pencari Kerja di Batam Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta--Dua warga Jawa Timur dan Riau yang datang ke Kota Batam untuk mencari kerja, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap tenggorokan. Ketua Gugus...

Hati-Hati saat Transaksi, di Bogor Ditemukan Komplotan Pengedar Uang Palsu Pecahan Rp100.000

Indonesiainside.id, Cibinong - Sebelum tertipu, warga khususnya di area Bogor, patut memeriksa uang dalam setiap transaksi. Jika memang dicurigai ada yang bertransaksi dengan uang...

Berita utama

Data Bocor, Masih Amankah Bertransaksi di Tokopedia?

Indonesiainsie.id, Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan...

Tommy Restui Kader Partai untuk Menjewer Anggota yang Ingin Munaslub

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), memberikan restu kepada DPP dan DPW Partai Berkarya untuk melaksanakan Musyawarah...

Partai Berkarya Siap Berkompetisi di Pilkada 2020

Indonesiainside.id, Jakarta - Partai Berkarya siap berkompetisi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Desember mendatang. Persiapan menghadapi perhelatan politik lokal itu disampaikan dalam rapat...

Rekor Tertinggi: Gugus Tugas Laporkan 1.853 Kasus Baru Covid-19, Total 68.079 Orang Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 kembali mencatat rekor. Hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus baru di Tanah Air mencapai 1.853...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here