‘Kawaii’ Maskot Robot Olimpiade yang Menggetarkan Siswa Tokyo

Toyota Motor Corp mendemokan robot maskot Tokyo 2020, Miraitowa. Foto: ant

Indonesiainside.id, Tokyo –  Versi robot dari maskot Olimpiade dan Paralimpiade Jepang menggetarkan ratusan anak sekolah di Tokyo pada Senin (18/11). Robot yang dijuliki Kawaii itu melakukan pose olah raga dan menampilkan hati di mata elektronik mereka dilansir dari channelnewsasia.

Acara di sekolah dasar setempat itu sebagai  kesempatan untuk memamerkan beberapa teknologi yang diharapkan Jepang akan memukau pengunjung di Tokyo 2020 Games.

Sekitar 600 murid bertepuk tangan dan berteriak “kawaii (imut)!” saat versi balita Olimpiade Tokyo 2020 dan maskot Paralimpiade diluncurkan.

Sepasang maskot yang tampak futuristik, Miraitowa dan Someity, dapat menunjukkan “perasaan” di mata mereka yang berkilau dengan menampilkan hati atau bintang.

Kepala sekolah Jun Ninomiya mengatakan kepada anak-anak bahwa robot akan memainkan peran aktif di belakang layar di pertandingan musim panas.

“Bersenang-senang dan cari tahu fungsi apa yang mereka miliki dan apa yang bisa mereka lakukan,” katanya kepada anak-anak di Hoyonomori Elementary School di Tokyo.

Miraitowa biru-putih adalah maskot untuk Olimpiade dan Someity pink-putih untuk Paralimpiade.

Dengan mata besar dan telinga lancip, robot maskot memiliki banyak sendi dan lengan yang dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Robot-robot itu, yang dipasangkan dengan maskot biasa berukuran penuh, menunjukkan pose berbeda yang mewakili berbagai olahraga Olimpiade untuk ditebak anak-anak.

Pasangan seukuran pint tidak dapat berbicara tetapi kamera di dalam kepala mereka memungkinkan mereka untuk mengenali ekspresi wajah orang yang berdiri di depan mereka dan merespons.

“Mereka juga dapat mencerminkan gerakan satu sama lain, yang berarti satu di tempat tontonan umum dapat meneruskan gerakan ke yang lain di tempat Olimpiade yang sebenarnya, membantu penonton merasa seperti mereka bersorak di tempat tersebut,” kata penyelenggara.

Robot, yang dikembangkan bekerja sama dengan raksasa mobil Toyota, adalah bagian dari upaya oleh Jepang untuk mengembalikan sektor teknologinya setelah bertahun-tahun di mana reputasi negara sebagai pemimpin industri telah diakui. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here