Persiraja Banda Aceh Didenda Rp55 Juta akibat Ulah Penonton

Penonton Persiraja saat melawan Bhayangkara FC di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Foto: Eko Deni Saputra/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada tim promosi Shopee Liga 1 2020, Persiraja Banda Aceh, usai melakukan sidang pada Kamis (9/3) di Jakarta. Besaran denda tersebut senilai Rp55 juta.

Keputusan Komdis PSSI Liga 1 2020 dalam kasus pelanggaran disiplin itu terkait tingkah laku buruk suporter saat melawan Bhayangkara FC di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh pada 29 Februari 2020.

Dalam salinan keputusan Komdis PSSI dengan nomor 001/L1/SK/KD-PSSI/III/2020 tersebut menyatakan, suporter atau penonton Persiraja terbukti melakukan pelemparan botol ke lapangan, serta berteriak menghina wasit dengan kata tidak patut dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.

“Merujuk kepada pasal 70 lampiran 1 Jo.Pasal 59 Kode Disiplin PSSI, Persiraja Banda Aceh dihukum denda sebesar Rp55.000.000, karena telah terjadi pelanggaran terhadap asal 70 lampiran 1 Jo.Pasal 59 Kode Disiplin PSSI,” tulis Ketua Komdis PSSI, Erwin TPL Tobing dalam salinan keputusan Komdis PSSI kepada Persiraja, Kamis (12/3) kemarin.

Meskipun demikian, PSSI memberikan kesempatan kepada Persiraja untuk mengajukan banding terhadap keputusan tersebut. “Terhadap keputusan ini dapat diajukan banding sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI,” katanya.

Persiraja Banda Aceh menjadi klub pertama yang diberikan sanksi oleh Komdis PSSI dalam kompetisi Shopee Liga 1 musim ini. Selain Persiraja, pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, juga diberikan hukuman akibat menghampiri dan memaki wasit dalam laga kontra Laskar Rescong di Banda Aceh. Total denda yang harus ditanggungnya sebesar Rp25 juta. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here