3 Gejala Baru Virus Corona, 1 di Antaranya Dialami Rudy Gobert

Kondisi Center Utah Jazz, Rudy Gobert, kian membaik setelah dinyatakan positif Covid-19. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Utah – Virus Corona tengah mewabah di sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia. Virus dengan nama lain Covid-19 tersebut kabarnya memiliki tiga gejala baru sebelum seseorang dinyatakan positif tertular.

Sejumlah literasi medis menerangkan, gejala virus corona sejatinya seperti sakit flu biasa. Batuk, pilek, dan demam tinggi menjadi tanda-tanda seseorang berpotensi tertular virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina tersebut.

Namun, gejala infeksi virus corona lebih serius. Penderita juga akan mengalami gejala pneumonia (kondisi cairan atau nanah yang menginfeksi paru-paru). Alhasil, seseorang akan merasa sesak napas, batuk berdahak, dan demam hingga menggigil.

Menurut laporan dari Journal of American Medical Association, sebanyak 98 persen penderita Covid-19 mengalami demam, 76-82 persen batuk kering, dan 11-44 persen mengalami kelelahan.

Belakangan, ada gejala lain seseorang terpapar virus corona. Hal tersebut dicontohkan pada kasus pebasket NBA, Rudy Gobert. Center Utah Jazz itu menunjukkan gejala lain, yakni kehilangan fungsi indra penciuman dan perasa.

Disarikan dari New York Post, dan Daily News, berikut diduga jadi tiga gejala baru terinfeksi virus corona:

1. Penurunan Fungsi Indra Penciuman

New York Post menyebutkan, baru-baru ini dokter yang menangani pasien Covid-19 menemukan penderita kehilangan kemampuan mencium baru. Kondisi tersebut menjadi peringatan penting seseorang terpapar virus corona.

Selain Gobert, hal serupa juga ditemukan di Jerman. Sebanyak dua pertiga penderita Covid-19 dilaporkan kehilangan indra penciuman. Begitu juga di Korea Selatan, hampir sepertiga dari total kasus mengalami hal yang sama.

Penurunan fungsi indra penciuman biasa dikenal dengan istilah anosmia atau hyposmia. Mereka yang terpapar positif virus corona di tiga negara tersebut rata-rata dialami orang muda. Kini, gejala tersebut menjadi catatan khusus terkait Covid-19 di seluruh dunia.

2. Penurunan Fungsi Indra Perasa

Sama seperti penurunan fungsi penciuman, menurunnya indra perasa atau dysgeusia dianggap sebagai gejala baru kemungkinan terjangkit virus corona. Dysgeusia adalah mulut terasa asam, pahit, atau asin seperti tersentuh logam. Bahkan untuk kondisi yang lebih buruk, mulut terasa tengik atau busuk.

Daily News dalam laporannya menyebutkan, kehilangan fungsi indra perasa telah menjadi bukti anekdotal dalam uji skrining pada penderita virus Corona. Otoritas kesehatan di Inggris telah mengidentifikasi penurunan indra perasa sebagai gejala baru potensi seseorang terjangkit Covid-19.

Sementara, di Jerman sekitar 70 persen penderita positif virus corona mengalami kesulitan dalam merasa. Academy of Otolaryngology Head and Neck Surgery/AAO-HNS Alexandria, Virginia, menerangkan, dysgeusia menjadi satu di antara gejala baru Covid-19.

3. Gangguan Pendengaran

New York Post melaporkan, seorang wanita Amerika Serikat dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala pneumonia. Namun, sang pasien mengaku mengalami gejala gangguan pendengaran.

Wanita berusia 20 tahun itu juga mengeluh sakit pada bagian kepala, telingan berdenyut, dan tenggerokan terasa seperti kebakar saat bangun tidur.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here