Belarus Bandel, Liga Sepak Bola Mulai Bergulir dan Ditonton Banyak Orang

Pusat kota Minsk, ibu kota Belarus. Foto: Pixabay

Indonesiainside.id, Minsk  – Lebih dari 195 negara terpapar virus corona (covid-19). Ini berarti hanya sekitar 30 negara lainnya yang belum dihampiri wabah virus flu ganas dari Cina tersebut.

Semua negara nyaris bersiaga menghadapi serangan virus itu, antara lain dengan menghindari atau melarang warganya melakukan aktivitas keluar rumah atau mengadakan kerumunan massa. Namun, tidak demikian dengan Belarus, negara pecahan Uni Soviet. Tatkala negara lain menghentikan aktivitas olahraga, Belarus justru memulai  putaran roda kompetisi.

Negara dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta itu seolah membandel. Mereka tetap meyelenggarakan kompetisi sepak bola. Bahkan laga olahraga paling populer sedunia itu masih tetap boleh ditonton khalayak di stadion.

Berdasarkan laporan situs Superball.id, Rabu (25/3), Liga Belarus justru baru saja mulai digulirkan pada pekan lalu. Laga perdana berlangsung antara Energetik BGU menghadapi BATE Borisov. Laga yang disesaki penonton itu berakhir 3-1 untuk keunggulan Energetik BGU.

Tentu mengherankan dan mengundang tanya hajat sepak bola dengan menghadirkan kerumunan massa tersebut. Akan tetapi, tidak ada keanehan di mata petinggi sepak bola di sana, meski tiga per empat wilayah Eropa terkena pandemi corona.

“Tidak alasan untuk tidak memulai kompetisi. Tidak ada situasi kritis. Tidak ada kondisi darurat di negara kami. Status siaga juga belum ada. Jadi kita menggelindingkan agenda dengan tepat waktu,” kata Ketua Federasi Sepak Bola Belarus, Vladimir Bazanov.

Sejatinya, bukan tidak ada kasus paparan virus corona di negara itu. Hingga saat ini, tecatat 81 kasus positif corona di Belarus. Namun, sejauh ini, belum satu pun korban jiwa terjadi.

Keberanian Bazanov seirama dengan sikap Presiden Belarus, Alexander Lukashenko. Ia tidak merasa gundah atas wabah virus corona.

“Semua orang bekerja, ada yang menggunakan traktor, dan tidak membicarakan virus. Traktor dan ladang akan menyembuhkan kita. Adanya sepak bola, sangat menyenangkan ketika nonton televisi,” kilah Lukashenko.

Ia mengingatkan agar setiap orang menjaga dirinya sendiri. Apabila batuk dan pilek, tuturnya, sebaiknya memang tinggal di rumah saja. (AS)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here