Jelang Olimpiade, Herry IP Beri Stimulus Kevin/Marcus Hadapi Yuta/Endo

Ganda putra bulu tangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, mengaku tak banyak menghadapi kendala saat melawan Ou Xuan Yi/Zhang Nan di babak kedua All England 2020. Foto: PBSI

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala pelatih ganda putra Bulu Tangkis, Herry Iman Pierngadi, mengaku telah membuat program khusus bagi anak didiknya menuju Olimpiade Tokyo yang ditunda tahun depan. Namun, karena pandemi virus corona (Covid-19) yang terus menyebar, dia terpaksa merancang ulang program yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Memang sudah disiapkan untuk peak-nya di bulan Juli ini, tapi keadaannya seperti ini. Saya rasa (keputusan olimpiade ditunda) kan demi kebaikan bersama,” ujar Herry dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Penundaan Olimpiade Tokyo akan dimanfaatkan Herry untuk mengevaluasi tim ganda putra. Khususnya pascakekalahan beruntun lima kali yang dialami Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi atas ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

“Namanya di pertandingan, banyak faktor yang menentukan seorang pemain bisa jadi juara. Tim kami harus latihan lagi, banyak evaluasi, memang kemarin kalah tapi harus dilihat bagaimana kalahnya, proses ini yang lebih penting untuk pembelajaran,” kata Herry.

Dia membocorkan beberapa stimulus untuk anak didiknya yang saat ini menduduki peringkat satu dunia itu, untuk mengalahkan Endo/Yuta di pertemuan selanjutnya. Herry mengatakan timnya akan mencari celah kelemahan Endo/Yuta.

Selain itu, dia ingin menekankan kepada Kevin/Marcus agar mereka juga dapat mencari cara untuk memperbaiki kekurangannya, khususnya ketika berlaga dengan Endo/Yuta. “Tapi kita juga jangan terlalu fokus ke satu lawan saja, masih banyak lawan yang lain yang juga harus diwaspadai,” lanjutnya.

Kekalahan beruntun yang dialami Kevin/Marcus atas Endo/Yuta, yaitu dua kali kekalahan di World Tour Finals 2019 dan partai final di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Turnamen series lainnya kekalahan terjadi di partai perempat final Hong Kong Open 2019 dan perempat final Thailand Open 2019. Serta kekalahan terakhir terjadi di partai puncak All England Open 2020. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here