Sisa Kompetisi Eropa, UEFA Bahas Kemungkinan Digelar Juli atau Agustus

Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA. Foto: UEFA

Indonesiainside.id, Nyon – Sepak bola Eropa yang tengah mandek karena wabah virus corona rencananya akan dimulai kembali pada Juli atau Agustus. Penghentian kompetisi diharapkan menjadi benar-benar pilihan terakhir oleh para penyelenggara liga.

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan kelompok pelindung Liga-liga Benua Biru telah bersurat ke para anggota. Dalam surat tersebut diterangkan, liga domestik harus berakhir di atas lapangan seperti tradisi yang berlangsung selama ini.

Surat tersebut, muncul pada setiap anggota UEFA persis beberapa jam setelah Liga Belgia menyudahi musim 2019/2020 dan menetapkan Club Brugge sebagai juara. Sementara, sejumlah klub di Belanda dan Italia justru meminta agar kompetisi musim ini dibatalkan.

UEFA tengah berupaya memperbaiki penjadwalan sepak bola setelah memutuskan Euro 2020 mundur ke tahun 2021. Harapannya, sejumlah liga di Eropa dapat menyelesaikan musim 2019/2020 dengan lahirnya sang juara pada 30 Juni.

Sayangnya, pandemi Covid-19 yang melanda Eropa dan dunia belum dapat diprediksi. Lantas, UEFA mulai merancang skenario bakal melanjutkan jadwal kompetisi Eropa pada Juli dan Agustus setelah liga-liga domestik merampungkan sisa kompetisi yang sempat ditangguhkan.

“Tim keja akan fokus pada skenario yang mencakup bulan Juli dan Agustus. Termasuk, kemungkinan bahwa kompetisi UEFA dimulai kembali setelah selesainya liga domestik,” demikian bunyi pernyataan resmi UEFA dikutip dari situs resmi mereka.

“Hanya upaya koordinasi yang luar biasa dari semua penyelenggara kompetisi yang bisa membantu sepak bola Eropa keluar dari krisis, memulihkan sepenuhnya aset intinya, yakni kompetisi,” bunyi lanjutan pernyataan tersebut.

Untuk itu, UEFA berharap ada kerja sama yang baik dengan para anggota untuk menentukan akhir dari perjalanan musim 2019/2020. Yang mana, hal tersebut bakal memengaruhi sekaligus menjadi landasan untuk memulai kompetisi 2020/2021.

“Menghentikan kompetisi harus menjadi benar-benar pilihan terakhir setelah mengakui bahwa tidak ada alternatif kalender yang memungkinkan untuk menyelesaikan musim ini,” ungkap UEFA.

“Kami yakin bahwa sepak bola bisa dimulai kembali pada beberapa bulan mendatang dengan kondisi yang akan ditentukan oleh otoritas publik dan percaya bahwa setiap keputusan untuk meninggalkan kompetisi domestik secara prematur tidaklah dibenarkan,” ujarnya.

Jika pun terpaksa kompetisi harus diselesaikan di luar lapangan, maka klub-klub pada liga tersebut kemungkinan tidak akan lolos ke kompetisi Eropa musim mendatang. Pasalnya, UEFA memiliki hak penuh terkait klub mana yang dapat ambil bagian dalam Liga Champions dan Liga Europa.

“Karena partisipasi dalam kompetisi klub UEFA ditentukan oleh hasil olahraga yang dicapai pada akhir kompetisi domestik secara penuh. Penghentian prematur akan menimbulkan keraguan dan penuh perdebatan,” demikian akhir pernyataan UEFA. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here