10 Momen Emas La Liga Musim 2019/2020, Termasuk Huru-Hara di Duel El Clasico

Pemain Real Madrid merayakan juara Liga Spanyol usai mengalahkan Villarreal di stadion Alfredo Di Stefano, Jumat (17/7/2020). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Madrid – Musim kompetisi terpanjang La Liga berakhir, Ahad 19 Juli 2020, setelah melewati waktu 12 bulan dan menyelesaikan jadwal kilat untuk 11 pertandingan tersisa akibat jeda tiga bulan menyusul pandemi Covid-19. Real Madrid keluar sebagai kampiun untuk ketiga kalinya dalam 12 tahun terakhir.

Berikut 10 momentum emas La Liga musim 2019/2020 dilansir dari AFP Sport:

Awal sempurna Aduriz


Gol terbaik La Liga musim ini pantas menjadi milik pemain Athletic Bilbao Aritz Aduriz ketika pemain 38 tahun itu mempersembahkan kemenangan dramatis pada menit ke-89 saat melawan Barcelona dengan tendangan saltonya yang luar biasa. Aduriz telah mengumumkan bahwa musim yang baru lewat ini adalah yang terakhir sebelum gantung sepatu dan gol sensional tersbeut merupakan awal yang sempurna untuk perpisahan panjang pemain veteran itu.

Fati yang sensasional


Ansu Fati yang berusia 16 tahun 304 hari pada Agustus ketika dia menjadi pemain paling muda yang mencetak gol untuk Barcelona. Sundulan sang penyerang, enam menit setelah diturunkan melawan Osasuna, membuat sepak bola Spanyol heboh. Dua pekan kemudian dia mencetak gol lagi ketika menjadi starter paling muda Barcelona.

Clasico yang dibayangi unjuk rasa


Untuk pertama kalinya dalam 17 tahun, El Clasico berakhir tanpa gol dan pertandingan tersebut dibayangi unjuk rasa kemerdekaan Catalan di luar stadion. Para penggemar melemparkan kembang api ke tribune ketika di luar stadion terjadi pembakaran, benda-benda dilemparkan dan polisi antihuru-hara berusaha keras memulihkan keadaan. Itu menjadi El Clasico yang tertunda pada Oktober akibat kerusuhan di Catalonia, namun dua bulan kemudian ketegangan tetap saja ada.

Empat gol Messi ke gawang Eibar


Merebak kabar bahwa Messi sudah kehilangan sentuhan golnya setelah tak menciptakan satu gol pun dalam empat pertandingan. Namun, La Pulga menebus waktu yang hilang tersebut dengan mencetak empat gol kala melawan Eibar pada Maret. Messi mencetak hat-trick dalam 40 menit, yang merupakan ke-36 kalinya di La Liga dan gol keempatnya menjadikan pemain Argentina itu mengemas 20 gol ke gawang Eibar hanya dari 11 pertandingan.

Lelucon Bale saat bela Wales membuat sebal pendukung Madrid


Hubungan Gareth Bale dengan Real Madrid telah lama rumit. Namun, masalah tersebut memuncak pada November ketika Bale merayakan kemenangan Timnas Wales dengan mengusung spanduk bertuliskan Wales. Golf. Madrid. In That Order. Pesan tersebut seolah menunjukkan urutan prioritas perhatiannya yang lebih mendahulukan Wales dan golf ketimbang Real Madrid. Bale berkilah itu cuma guyonan dan juga bukan idenya, namun penggemar Madrid terlanjur sebal dan akhirnya dia terus diejek para pendukung ketika turun memperkuat Los Blancos.

Unionistas menghentak Madrid


Penggemar Unionistas de Salamanca tetap bertahan setelah peluit akhir dibunyikan. Mereka terus bertepuk tangan, meskipun Unionistas de Salamanca dikalahkan Madrid dalam Copa del Rey. Perasaan sukses menyelimuti mereka setelah menyaksikan tim kesayangan, yang diluncurkan pada 2013 para pendukungnya, mampu memberikan perlawanan terhadap Real Madrid. Unionista memang kalah 1-3 terapi gol Alvaro Romero ke gawang Madrid tak akan pernah mereka lupakan.

Derbi senyap di Sevilla


Derbi ini adalah derbi paling panas di La Liga dengan fanatisme penggemar kedua tim, Real Betis dan Sevilla. Namun derbi ini menjadi salah satu laga pembuka restart La Liga setelah jeda tiga bulan akibat pandemi virus corona. Derbi Sevilla yang biasanya panas, berapi-api, dan hingar-bingar menjadi test-case untuk sepak bola Spanyol dalam menggelar kompetisi tanpa penonton ketika mereka harus menyesuaikan diri dengan normal baru setelah pandemi virus corona.

Tendangan voli Benzema yang menakjubkan ke gawang Valencia

Tendangan voli Benzema saat Real Madrid menang 3-0 melawan Valencia bulan lalu adalah calon lainnya gol terbaik musim ini yang merupakan hasil dari keterampilan yang cemerlang yang disandingkan dengan finis menakjubkan. Dia mengibaskan bola di udara dengan satu kaki sambil untuk mengecoh bek Hugo Guillamon, sebelum melesakkannya dengan kaki satunya lagi ke sudut atas gawang Valencia.

Aspas menenggelamkan Barcelona


Ambisi gelar Barcelona menghadapi banyak batu sandungan, tetapi momen yang membalikkan keadaan adalah tendangan bebas melengkung Iago Aspas yang membuat Celta Vigo mencuri poin pada saat-saat terakhir Juni lalu. Aspas mengeksploitasi dinding posisi pagar betis yang buruk Barcelona dengan melengkungkan bola masuk ke tiang dekat dan merayakan dengan melapskan baju sambil berlari ke arah tribun kosong.

Ocampos heroik menjaga gawang


Pemain Sevilla, Lucas Ocampos, mencetak satu gol sebagai pemain sayap dan mementahkan gol lawan ketika sebagai penjaga gawang ketika mencegah penjaga gawang Eibar mencetak gol penyeimbang. Setelah membawa Sevilla unggul melawan Eibar bulan ini, Ocampos mengambil sarung tangan untuk beberapa menit terakhir karena kiper Tomas Vaclik cedera. Kiper Eibar Marko Dmitrovic memberanikan diri untuk mengeksekusi tendangan sudut dan

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here