Untuk Jaga Kesehatan, Pemerintah Syaratkan Atlet Tes PCR sebelum Berkompetisi

Atlit Pelatnas cabang atletik beristirahat usai berlatih di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta. INDONESIAINSIDE.ID/Muhammad Zubeir

Indonesiainside.id, Jakarta– Pemerintah mensyaratkan atlet untuk melakukan tes PCR sebelum memulai kembali kompetisi.  Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto mengatakan tes ini sangat penting untuk menjaga kesehatan para atlet dan perangkat pertandingan.

“Misalnya sepak bola, sehari sebelumnya harus tes PCR, suporter tidak boleh datang,” kata Gatot dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (29/7).

Gatot juga mengatakan pertandingan olahraga yang berpotensi melakukan kontak tubuh juga perlu melakukan tes PCR seusai pertandingan.  Gatot mencontohkan dalam pertandingan sepakbola para pemain saling berpelukan saat merayakan gol.

Untuk itu, kata Gatot, jika ada satu pemain yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka pertandingan tidak bisa berlanjut.  “Ini makanya harus ada koordinasi antara Kemenpora, KONI [Komite Olahraga Nasional Indonesia], dan Gugus Tugas daerah di tempat penyelenggaraan,” kata Gatot.

Namun demikian, Gatot menyerahkan kepada pengurus induk cabang olahraga untuk menentukan kapan memulai kompetisi.  “Seperti sepakbola, itu menjadi kewenangannya PSSI,” ucap dia.

Sekretaris Jenderal KONI TB Ade Lukman menyampaikan sudah ada 15 cabang olahraga yang menjalankan kompetisi dan sangat ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan.  Dia juga mengatakan KONI juga telah membuat pedoman kegiatan olahraga di masa pandemi dan sudah diedarkan ke tiap-tiap cabang olahraga.

“Pedoman itu sudah kami rangkum dan kami detailkan di cabang olahraga masing-masing,” ujar Lukman.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here