Presiden FIFA Diselidiki karena Bertemu dengan Jaksa Agung Swiss

Presiden FIFA Gianni Infantino. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Zurich – Jaksa pidana khusus Swiss membuka penyelidikan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino atas dugaan tindak kriminal yang dilatari pertemuan dengan Jaksa Agung Swiss, Jaksa pidana khusus Swiss membuka penyelidikan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino atas dugaan tindak kriminal yang dilatari pertemuan pria asal Italia itu dengan Jaksa Agung Swiss, Michael Lauber.

Jaksa pidana khusus Swiss, Stefan Keller, yang baru ditunjuk bulan lalu, menemukan indikasi tindakan kriminal terkait pertemuan Infantino dan Lauber, demikian menurut badan AB-BA yang mengawasi kejaksaan agung setempat.

“Ada dugaan penyalahgunaan kantor, pelanggaran kerahasiaan kantor, bantuan terhadap tersangka serta hasutan,” demikian pernyataan AB-BA yang dilansir Reuters, Jumat (31/7).

Namun, Lauber maupun Infantino membantah telah melakukan pelanggaran apapun. Dalam pernyataan resminya FIFA menyebutkan akan bekerja sama penuh selama penyelidikan. Sementara, Infantino bersikeras bahwa pertemuannya dengan Lauber sepenuhnya absah dan legal serta tidak mengandung unsur pelanggaran apapun.

“Membantu otoritas mana pun menyelidiki berbagai kesalahan di FIFA adalah salah satu tujuan saya sejak hari pertama dan tetap demikian,” kata Infantino.

“Para pejabat FIFA bertemu dengan penegak hukum dari berbagai belahan dunia untuk tujuan itu,” ujarnya.

Infantino terpilih menjadi Presiden FIFA pada 2016, menggantikan Sepp Blatter yang dicopot karena terlibat kasus kriminal pada 2015. Blatter disanksi oleh komite etis FIFA tetapi penyelidikan terhadapnya masih berlangsung dan belum ada hukuman apapun terhadapnya dan ia sendiri membantah melakukan kesalahan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here