Resmi Berpisah dengan Juventus, Blaise Matuidi Menyeberang ke Inter

Juan Cuadrado (kanan) dan Blaise Matuidi (kiri) merayakan gol kedua Juventus saat menang 2-0 atas Brescia di Allianz Stadium, Minggu (16/2) malam WIB. Foto: Twitter @juventusfc

Indonesiainside.id, Turin – Juara Serie A musim 2019/2020 Juventus harus berpisah dengan salah satu pemain terbaik mereka di lini tengah, Blaise Matuidi. Klub MLS milik David Beckham, Inter Miami, menjadi pelabuhan baru Matuidi.

Matuidi dan Si Nyonya Tua sepakat memutus kontrak kerja yang tersisa satu musim. Diketahui, Matuidi datang ke Allianz Stadium pada 2017 lalu dan langsung mengunci tempat utama di lini tengah Juventus.

Tenaga dan kemampuannya dalam menyerang maupun bertahan membuat lini tengah Juventus tidak pernah kehabisan energi. Scudetto kesembilan berturut yang diraih Juventus pun tidak lepas dari andil pemain 33 tahun itu.

Lima trofi bergengsi yang dipersembahkannya untuk Bianconeri menjadi kado perpisahan yang manis bagi Matuidi. Modal berharga dan mentereng bagi pesepak bola Eropa di Benua Amerika.

Beberapa sumber di Italia sejatinya sudah mencium transfer Matuidi ke Inter Miami dalam beberapa hari terakhir. Salah satu sumber yang mengatakan, yakni jurnalis Italia sekaligus pakar transfer, Fabrizio Romano.

“Resmi dan terkonfirmasi. Blaise Matuidi ke Inter Miami,” kata Romano di akun Twitternya @FabrizioRomano, Rabu (12/8).

Lepasnya Matuidi menandakan aksi cuci gudang Juventus telah dimulai. Beberapa pemain yang sudah berumur dan mulai menurun penampilannya akan disingkirkan.

Terlebih, pelatih baru Juventus Andrea Pirlo sudah memiliki sejumlah pemain incaran. Isco Alarcon (Real Madrid), Sandro Tonali (Brescia), dan Manuel Locatelli (Sassuolo) merupakan nama-nama yang diinginkan Pirlo berseragam Juventus.

Tiga nama tersebut merupakan anak-anak muda yang didambakan Pirlo untuk mengisi lini tengah Juventus. Jika transfer ketiganya sukses, maka sejatinya Juventus telah meregenerasi barisan tengah.

Diketahui, Isco memiliki daya jelajah dan kreativitas tinggi sebagai pemain tengah untuk memudahkan tim saat menyerang. Sementara, Tonali dan Locatelli sangat sempurna untuk menjaga keseimbangan permainan saat menyerang ataupun bertahan. Peran tersebut selama ini dimainkan Matuidi cukup baik meskipun pemain asal Prancis itu juga sering beroperasi di sisi kiri permainan. (ASF)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here