Penonton Balap Bathurst 1000 Diperingatkan Setelah Ditemukan Jejak Corona di Air Limbah

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebuah peringatan dikeluarkan untuk para penonton balap mobil ikonik di Australia, Bathurst 1000, setelah jejak COVID-19 terdeteksi pada air limbah usai acara yang berlangsung selama akhir pekan itu.

Otoritas kesehatan Negara Bagian New South Wales (NSW) pada Rabu (21/10) malam waktu setempat mengatakan pihaknya menyarankan siapa pun yang menghadiri balap Bathurst 1000 agar mewaspadai gejala dan melakukan tes jika gejala muncul.

“Sampel itu terdiri dari air limbah dari akhir pekan lalu, dan dapat mengindikasikan infeksi saat ini atau sebelumnya pada seseorang yang menghadiri atau bekerja di ajang Bathurst 1000, pengunjung di Bathurst, atau bahkan warga setempat,” kata NSW Health dalam sebuah pernyataan.

Digelar setiap tahun di kota regional Bathurst, ajang ini dipandang sebagai puncak olahraga balap mobil Australia. Karena jumlah kasus di NSW yang relatif rendah, acara ini diizinkan untuk dilanjutkan pada 2020 meskipun ada kekhawatiran pandemi.

Meski peraturan COVID-19 diberlakukan dan jumlah pengunjung dikurangi, ruang untuk 4.000 penonton per hari dialokasikan selama acara empat hari itu.

NSW hanya melaporkan satu kasus baru COVID-19 yang ditularkan secara lokal pada Kamis (22/10), selain enam pelancong luar negeri yang dinyatakan positif saat berada di karantina hotel, sehingga total kasus sejak pandemi merebak di negara bagian itu menjadi 4.174.

Pembatasan lebih lanjut akan dilonggarkan di seluruh NSW mulai Jumat (23/10), termasuk meningkatkan batasan jumlah orang yang boleh berkumpul di ruang-ruang hotel atau restoran dan tempat ibadah.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here