Awal Terburuk Pep Guardiola Sebagai Pelatih

Manajer Manchester City, Pep Guardiola. foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Pep Guardiola dinilai memulai start terburuknya sebagai seorang pelatih musim ini, tetapi ia mengaku tidak akan mengeluh terkait penyakit dan cedera yang mengganggu Manchester City di awal musim ini.

City sekarang baru meraih delapan poin dari lima pertandingan pembukaan mereka setelah bermain imbang 1-1 dengan West Ham pada Sabtu (24/10).

Ini adalah awal paling lambat Manchester City sejak musim kedua mereka ketika dilatih Manuel Pellegrini pada 2014-15.

Hanya lima pemain (tidak termasuk kiper) dari skuat City asuhan Guardiola yang tersedia untuk setiap pertandingan sejak awal musim dan Sergio Aguero terancam akan kembali absen setelah mengalami cedera hamstring dalam pertandingan tersebut.

Aguero sendiri baru saja pulih dari cedera lutut serius, yang mengharuskannya absen selama empat bulan.

“Saya lebih suka mendapatkan hasil, tetapi juga harus menganalisis awal dan di mana kami berada,” kata Guardiola usai pertandingan yang dikutip Goal.

“Kami mengalami kesulitan karena banyaknya pemain cedera, karena kurangnya persiapan dan tidak ada waktu pemulihan di antara pertandingan dan sejumlah laga sulit yang kami mainkan sejauh ini.”

“Para pemain memberikan segalanya di lapangan, mereka bertarung hari ini dan mereka sangat lelah pada akhirnya, jadi sekarang kami hanya berpikir untuk pulih dan pertandingan berikutnya di Liga Champions.”

City bertandang ke Stadion London tanpa Aymeric Laporte, Gabriel Jesus dan Fernandinho sementara Kevin De Bruyne dan Oleksandr Zinchenko belum cukup bugar dan haru bermain dari bangku cadangan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here