Piala Dunia U-20 2021, Menpora: Kita Sudah Ada Panduan dari Satgas Covid-19

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjamin penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021 bakal menerapkan protokol kesehatan ketat demi menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Dalam diskusi virtual, Selasa, Zainudin mengatakan federasi sepakbola Indonesia (PSSI) telah menerbitkan rambu-rambu protokol kesehatan berdasarkan panduan dari Satgas penanganan Covid-19. Rambu-rambu sudah diterapkan pada saat pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19 baik ketika di dalam maupun luar negeri.

“Kita sudah ada panduan yang disampaikan oleh otoritas dalam hal ini Satgas Covid-19 dan PSSI sendiri sudah menandatangani MoU antara Pak Ketum (PSSI) dan Satgas untuk penanganan Covid-19,” kata Amali di Jakarta, Selasa (27/10).

“Apabila tahun depan pandemi belum mereda, kita akan terapkan protokol kesehatan ketat,” ujarnya.

Dia mencontohkan, penerapan protokol kesehatan itu berupa swab test secara berkala ketika timnas menggelar TC di Kroasia, sehingga para pemain tetap terpantau kondisi kesehatannya. Begitu pula ketika pulang ke Indonesia, mereka tetap akan menjalani swab test.

“Pada saat latihan saja mereka sangat ketat pada protokol kesehatan, bahkan di Kroasia pun sangat ketat protokol kesehatannya. Jadi kalau soal itu Insya Allah kita akan lakukan seusai dengan panduan protokol,” ungkapnya.

Menpora berharap besar pada gelaran Piala Dunia U-20, sebab ajang tersebut dapat membuktikan pada dunia bahwa Indonesia bisa menggelar perhelatan akbar di tengah pandemi. Di samping itu, gelaran Piala Dunia U-20 akan memberikan panggung besar bagi para pemain muda. Jika mereka bisa menampilkan permainan terbaiknya, bukan tidak mungkin para pemandu bakat yang datang ke Indonesia bakal kepincut untuk mengorbitkan mereka di luar negeri.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here