Persebaya: Daripada Terus Menebar Ketidakpastian, Sudahi Saja Kompetisi Liga 1

Pesepakbola Persebaya Oktavianus Vernando (kedua kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Persija dalam final Piala Gubernur Jawa Timur di Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ama.

Indonesiainside.id, SUrabaya –┬áManajemen Persebaya Surabaya meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyudahi saja kompetisi Liga 1 sehingga sisa waktu bisa digunakan pemulihan sekaligus bersiap menghadapi musim depan.

“Sudahi saja. Daripada tidak pasti seperti ini. Mari kita himpun energi untuk menyiapkan kompetisi musim depan yang lebih rapi dan lebih baik lagi,” ujar Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, ketika dikonfirmasi melalui pesan elektronik di Surabaya, Selasa malam.

Ia merasa kecewa karena semua klub menjadi korban janji PSSI dan LIB terkait lanjutan kompetisi, yakni pada 1 Oktober 2020 dan awal November 2020.

Pada dua masa ini, kata dia, PSSI dan LIB gagal merealisasi janji melanjutkan kompetisi, padahal klub sudah menyiapkan diri semaksimal mungkin.

“Daripada terus menebar ketidakpastian, Persebaya meminta PSSI menyudahi saja kompetisi musim ini. Tidak perlu dilanjutkan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait surat kepada klub Liga 1 dan menyatakan bahwa hingga kompetisi kembali digelar pada Februari, termasuk pemberian kontribusi komersial, Candra juga mempertanyakannya.

Ia mengemukakan, pada surat itu tertuang jumlah yang dibayarkan hanya sebesar 25 persen dari angka Rp800 juta yang diterima setiap klub.

Pemenuhan hak klub akan berlangsung pada Oktober 2020 sampai Januari 2021, selanjutnya pada Februari sampai Juli 2021, LIB akan membayar penuh, yaitu Rp800 juta per bulan.

“Tapi masih ada catatan, yaitu apabila kompetisi berjalan sesuai rencana. Atau dengan kata lain, pemberian kontribusi tersebut menganut syarat dan ketentuan berlaku,” tuturnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here