TKN: Beda Pilihan Politik tak Perlu Timbulkan Korban

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Ace Hasan Syadzili, menyayangkan adanya permusuhan akibat perbedaan pilihan politik. Seharusnya, masyarakat bisa menyikapi itu dengan dewasa.

Indonesiainside.com, Jakarta –“Kan yang namanya pemilihan presiden di era demokrasi seperti ini adalah cara yang terbaik untuk memilih pemimpin,” kata Ace di kompleks parlemen, Jakarta Pusat, Senin, 26 November 2018.

Pernyataan ini, kata dia, menyikapi duel berujung kematian di Sampang, Jawa Timur. Pemilihan Presiden harusnya tak menimbulkan perpecahan, bahkan saling bunuh. Sebab hal ini bukan tujuan dari demokrasi.

“Kalau memang seseorang tidak suka terhadap calon presiden tertentu karena programnya jelek, misalnya, dinilai tidak baik, maka ya sebaiknya jangan dipilih. Enggak usah harus kemudian berantem,” kata Ace.

Ia mengajak semua pihak menghadapi pilpres dengan penuh kegembiraan. Karena sejatinya, masyarakat Indonesia adalah satu kesatuan. Jangan sampai pemilu mengotak-ngotakkan para konstituen dan dibawa hingga ke kehidupan sehari-hari.

“Sebaiknya ya berpolitik menurut saya enggak boleh baperan lah,” sebutnya.

Ace juga mengimbau pada pihaknya agar perbedaan tak membuat semua pihak terpecah belah. Jangan pula TKN-KIK mengompori masyarakat atau mengakibatkan perpecahan, karena opini yang menggiring.

“Apa lagi kemudian membawa narasi-narasi yang menbuat segregasi masyarakat menjadi sangat kuat,” tandas Ace

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here