Giliran Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar Dilaporkan ke Bawaslu

Oleh: Risman

Relawan PAS 08 melaporkan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah (NA), Wali Kota Makassar Ramdhan (Danny) Pomanto dan Wali Kota Palopo Judas Amin ke Bawaslu Sulsel terkait dugaan pelanggaran kampanye Pilpres 2019.

Indonesiainside.id, Makassar — Pemeriksaan dugaan pelanggaran kampanye terselubung terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berbuntut panjang. Sederet kepala daerah pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin juga diadukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di sejumlah daerah.

Hari ini, giliran Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wali Kota Makassar Ramdhan (Danny) Pomanto, dan walikota Palopo Judas Amin yang diadukan ke Bawaslu karena terang-terangan mendukung capres tertentu. Laporan tersebut disampaikan Relawan Prabowo-Sandi yang tergabung dalam Pemenangan PAS 08 Sulawesi Selatan.

Laporan PAS 08 diterima langsung staf Hukum Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel dan sentra Gakkumdu Sulsel. Berbeda dengan Anies yang diproses Bawaslu karena mengacungkan dua jari sebagai bentuk dukungan kepada Prabowo-Sandi, tiga kepala daerah di Sulsel dilaporkan ikut memobilisasi aparat untuk kampanye, masuk struktur tim kampanye, serta menggunakan fasilitas negara.

“Ketiganya kita laporkan karena dianggap melanggar pasal 64 dan 69 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” ujar Ryan Latif Selaku Panglima PAS 08.

Dalam laporan tersebut, pihaknya menyerahkan foto-foto, undangan, dan video pelibatan aparat Negara. “Kami membawa foto-foto dan undangan asli di mana kami menilai Pak Danny Pomanto melibatkan aparat pemerintahan beserta perangkatnya untuk menghadiri kampanye Jokowi di Gedung CCC Makasssar dan menggunakan fasilitas negara,” jelas Ryan.

Sementara Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diduga melanggar PKPU nomor 69 karena tidak terlibat dalam parpol tetapi masuk dalam struktur Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin di Sulsel.

“Dalam aturan PKPU nomor 69 itu mengatakan bahwa tidak bisa terlibat jika dia bukan anggota partai namun beliau terlibat langsung dan menjadi dewan pembina tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin,” katanya. (Azh/INI-Network)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here