Ahli KPU: Kesalahan Input Akan Berdampak Pada Situng

Saksi ahli dari pihak termohon menunjukan data situng KPU. Foto: Istimewa

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta — Saksi ahli dari pihak Termohon (KPU) memaparkan sistem informasi penghitungan (Situng) bekerja dalam mengumpulkan data C1 sebagai sarana masyarakat untuk mengawal rekapitulasi, menurutnya kesalahan bukan dari Situng namun akibat input yang salah dan penghitungan berjenjang. Jika input data Situng salah maka hasilnya pun akan salah. Demikian disampaikan saksi atas nama Marsudi Wahyu Kusworo dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6).

Marsudi menjelaskan, Situng dirancang bukan untuk sistem penghitungan suara, melainkan sebagai mirorring (rekayasa) terhadap rekapitulasi yang dilakukan, mulai dari KPU daerah hingga KPU pusat. Situng juga digunakan untuk proses transparansi agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung.

“Situng memiliki dua komponen. Situng yang hanya bisa diakses dari dalam KPU dan ada di lokasi yang tidak boleh diakses siapapun,” kata Marsudi.

Karena itu, Situng selalu menampilkan disclaimer (syarat dan ketentuan) bahwa data yang masuk ke dalam sistem tersebut adalah murni dari form C1. Jika input data ke dalam Situng salah, maka Situng otomatis akan salah.

“Nah apabila terjadi perbedaan, maka dilakukan koreksi melalui rekap penghitungan suara berjenjang,” katanya.

Sementara, kesalahan input data pasangan 02 secara bertubi-tubi ia menyebutkan paling tidak ada dua penyebab. Pertama, angka muncul tapi tidak disertai dengan form C1 nya dan kedua, terletak pada data pendukung.

“Tetapi hal tersebut tidak mengubah perolehan suara karena setiap hari saya melihat data Situng diperbaiki oleh KPU,” ujarnya.

Dalam persidangan tersebut, Kuasa Hukum pihak terkait, Ali Nurdin menanyakan saksi terkait konsekuensi dari kesalahan Situng terhadap perolehan suara salah satu pasangan calon (Paslon).

Saudara, apakah data ini berimplikasi pada perolehan suara?

Selain mengumpulkan C1 dari masyarakat, kami melakukan proses klarifikasi dan cek. Data yang masuk memang tidak secepat Situng.

Artinya, tidak benar Situng menguntungkan salah satu pasangan calon?

Kalau melihat data ini tidak ada (menguntungkan paslon tertentu) karena polanya acak, kecuali polanya ada di satu tempat. Jadi, saya tidak bisa menduga adanya kesengajaan.

Apakah ahli melihat ada pengurangan untuk suara 02?

Tidak. Jadi dua-duanya (pasangan 01 dan 02 ada yang ditambah dan ada yang dikurangi. Di Aceh Misalnya, terjadi lonjakan pada suara 02, tetapi setelah melihat form C1, banyak yang tidak diisi.

Terhadap kesalahan Situng akan dikoreksi secara berjenjang, apakah kita bisa mengatakan Situng di rekayasa?

Sangat sulit karena setelah selesai proses rekapitulasi di TPS, Situng langsung menginput C1 dari masing-masing tim sukses. Sehingga, saya menduga (kesalahan itu) bukan dari Situng, tetapi dari penghitungan berjenjang.

Dalan keterangan saksi, Situng direkayasa untuk mencocokkan DPT (daftar pemilih tetap) bermasalah, bagaimana tanggapan anda?

DPT ditetapkan oleh sistem yang berbeda dan mohon maaf saya belum dapat menjawab soal itu.

Sementara, dari pihak Pemohon menanyakan pihak yang harus bertanggungjawab atas sistem Situng jika ada kebocoran informasi. Pasalnya, banyak kesalahan yang tidak normal pada tampilan Situng.

Siapa yang harus bertanggungjawab?

Saya tidak tahu karena saya bukan kontraktor. Saya hanya mendesain.

Pakar IT lain mengatakan bahwa Situng sekarang tidak safe, ada kemungkinan pihak luar mengintervensi, bagaimana?

Situng dengan website Situng berbeda. Kita harus masuk ke dalam kantor KPU, baru bisa mengakses. Sistem yang di website hanya cerminan. Kita bisa melakukan apa saja terhadap Situng, tapi 15 menit kemudian bisa di refresh jika ada kesalahan?

So, C1 yang di upload berarti juga hasil editan, apakah sistemnya dapat menolak jika hasil C1 tersebut editan?

Sistem C1 bukan satu-satunya sumber data. Ada saksi-saksi dan website seperti Ayo Jaga TPS dan mereka sudah meng-upload sendiri. Tapi, bisa saja ada yang merubah data itu.

Jika ada kesalahan apakah bisa di refresh?

Saya tidak bisa melakukan.

Apakah orang yang mendesain sistem informasi, ada prosedurnya, misalnya keamanan dan auditnya?

Ada semua. Ketika kami mendesain, semua standar dan ketentuan kami terapkan.(EPJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here