Kuasa Hukum 02: Kami Optimis Perjuangkan Keadilan

Kuasa Hukum 02, Denny Indrayana di Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: Ahmad ZR

Oleh: Ahmad ZR |

Indonesiainside.id, Jakarta — Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana mengaku yakin seluruh permohonan yang diajukan Pemohon dari Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi diterima Majelis Hakim. Pasalnya, semua dalil dan keterangan dari Pemohon tidak mampu dijawab baik oleh Termohon dan pihak terkait.

“Kita optimis menang. Tidak boleh pesimis dong, tidak ada kamusnya kami pesimis dalam memperjuangkan kejujuran dan keadilan,” kata Denny ketika ditemui di area Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Lebih lanjut, ia mengungkit kembali persoalan daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak mampu diselesaikan oleh KPU hingga pemilihan 17 April lalu. Terlebih, dalam risalah sidang di MK, KPU baru merampungkan DPT pada 21 Mei 2019.

“Dari 17,5 juta data invalid, bertambah jadi 22 juta, bertambah jadi 25 dan terus bertambah. KPU mengatakan 17,5 juta itu ada orangnya, ya terserah dia, itu versi KPU,” kata Denny.

Hal lain, ia juga menyoroti banyaknya tempat pemungutan suara (TPS) yang tidak mengisi daftar hadir atau DP7 saat proses pemilihan di TPS. Termasuk di Jakarta, banyak TPS yang tidak menyertakan daftar hadir ketika rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Dimana-mana, pemilih yang bermasalah menjadi dasar untuk dilakukan pemungutan ulang,” kata Denny.

Siang ini majelis hakim MK akan memutuskan hasil putusan terkait sengketa Pilpres 2019. Masing-masing pihak, mulai dari Pemohon, Termohon serta pihak terkait akan hadir dalam sidang tersebut. (EPJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here