Pengamat: Terima Putusan MK, Sikap Prabowo-Sandi Layak Diapresiasi

Oleh: Rudi Hasan

Indonesiainside.id, Jakarta – Pasangan capres-cawapres 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019, di Jakarta, tadi malam. Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, mengapresiasi sikap yang ditunjukkan oleh kedua tokoh nasional itu, meski Prabowo kecewa dengan putusan MK tersebut.

“Kekecewaan tersebut tentu wajar dan manusiawi. Mungkin bisa dimaklumi mengapa pidato Prabowo dalam menanggapi hasil putusan MK menggunakan diksi ‘mengecewakan’, mungkin karena Prabowo ingin menjaga perasaan para pendukungnya yang sudah berjuang untuk dirinya,” ujar Karyono, di Jakarta, Kamis (28/6/2019) malam.

Menurut dia, sebagai politisi Prabowo sadar bahwa 44, 5 persen pemilihmya dalam pilpres 2019 harus dijaga sebagai modal politik untuk saat ini dan di masa yang datang. “Yang paling penting adalah sikap menerima hasil putusan MK meskipun kurang legowo,” katanya.

Dia menuturkan, sikap Prabowo-Sandi yang menerima putusan MK inilah yang harus dicatat oleh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Karyono berharap ke depan jangan ada lagi sikap ambigu dan ambivalen. “Saatnya istikamah dan menunjukkan sikap kenegarawanan serta memberi contoh berdemokrasi yang baik dan benar dan menjadi contoh berpolitik yang mengedepankan etika,” ucapnya.

Terkait putusan MK yang menolak seluruhnya pokok gugatan Prabowo-Sandi, Karyono mengatakan hal itu sudah diprediksi banyak pihak. “Sejak awal, dugaan adanya pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM) seperti yang didalilkan penasehat hukum BPN Prabowo-Sandi dalam petitumnya tidak didukung dengan alat bukti yang cukup,” ujarnya.

Saksi fakta dan ahli yang dihadirkan di persidangan, kata Karyono, juga tidak bisa meyakinkan mahkamah. Karenanya, mahkamah menilai dalil yang diajukan pemohon tidak memiliki alasan hukum. Tidak hanya lemah, alat bukti yang diajukan kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi menurut dia juga tidak memiliki korelasi terhadap perolehan suara.

Dia menuturkan, sejak awal, jika diperhatikan secara seksama, dalil tim kuasa hukum kubu Prabowo-Sandi lebih banyak berupa opini daripada bukti. Bahkan, dalil dan alat bukti yang diajukan lebih tepat disebut sebagai propaganda politik. “Karenanya wajar jika mahkamah menolak seluruh permohonan dalam eksepsi pemohon,” kata dia.

Walaupun demikian, Karyono menyatakan bahwa kubu BPN Prabowo-Sandi patut diapresiasi karena menempuh jalur konstitusional dalam menyelesaikan sengketa Pilpres 2019. Sikap pasangan capres 02 Prabowo dan Sandiaga Uno juga patut dipuji karena menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi. (AIJ/Ant)

Berita terkait

KPK Minta KPU Eksekusi Putusan MK Soal Aturan Pilkada

Indonesiainside.id, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menghalangi mantan napi koruptor ikut Pilkada. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengeksekusi putusan...

Polemik Masa Jabatan Kepala Daerah, Kemendagri Ungkit Amar Putusan MK

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, menjelaskan pengertian masa jabatan kepala daerah berdasarkan amar Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor...

Erick Thohir Pimpin Rombongan Jokowi-Ma’ruf ke KPU Hari Ini

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih melalui rapat pleno terbuka. Rapat ini akan dimulai...

AHY Apresiasi Kerja Keras Koalisi 02 Selama Pilpres

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta – Keluarnya putusan sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6) lalu, menandai berakhirnya kompetisi lima tahunan itu. Ketua...

Din Syamsuddin: Masyarakat Bisa Menilai Putusan MK

Oleh: Azhar AP Indonesiainside.id, Jakarta - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019 harus diterima dan dihormati sebagai produk hukum. Keputusannya memang bersifat final...

Bisakah Mahkamah Internasional Tangani Sengketa Pilpres Indonesia?

Oleh: Suandri Ansah Indonesiainside.id, Jakarta -- Prabowo Subianto akan menempuh langkah hukum lain menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilprs 2019. MK sebelumnya telah...

Guru Besar UI: Presiden Terpilih Bereskan Ekonomi, Bukan Menunggu Ucapan Selamat

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan yang diajukan kubu Prabowo-Sandi dalam sidang sengketa Pilpres 2019. Dengan begitu, pasangan Jokowi-Ma'ruf...

Kejutan dan Obsesi “Papa Online” di Ultah Ke-50

Oleh: Azhar AP Indonesiainside.id, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendapatkan berbagai kejutan dari orang-orang terdekatnya di hari ulang tahun ke-50,...

Berita terkini

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Segas Griya Pijat Top One Seperti Alexis

Indonesiainside.id, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani meminta Pemprov DKI Jakarta menegakkan Pergub  No 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata terhadap...
ads3 mekarsari

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

Dirlantas Polda Jateng Apresiasi Kreasi Bus Berprotokol Kesehatan

Indonesiainside.id, Semarang - Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Arman Achdiat mengapresiasi kreasi bus yang dirancang dengan menerapkan jarak fisik untuk memenuhi...

DPR: Proses Ekstradisi Maria Pauline Sempat Ditolak Belanda

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, mengapresiasi penuntasan ekstradisi pelaku pembobolan kas BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia. Menurut Herman,...

Berita utama

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

Syarief Hasan: Saya Minta Presiden Tegas Menolak RUU HIP, Bukan Ganti Nama Jadi RUU PIP

Indonesiainside.id, Jakarta - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta presiden untuk secara tegas mengumumkan kepada masyarakat bahwa pemerintah menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dia...

Kota Bekasi Capai Zona Hijau, Rahmat: Kalau Ada Kasus Baru, Infrastruktur Kita Terpenuhi

Indonesiainside.id, Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim Kota Bekasi kini sudah masuk zona hijau Covid-19 dengan indikator angka penyebaran kasus yang semakin...

Hadiah Pandemi Covid-19, Konfigurasi Bus 1-1-1 Bakal Jadi Tren

Indonesiainside.id, Jakarta - Perubahan yang terjadi akibat adanya pandemi wabah virus corona di Indonesia, tidak hanya sebatas kegiatan sehari-hari melainkan juga penerapan tempat duduk...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here