Prabowo Bubarkan Koalisi, Demokrat Tak Mau Buru-Buru Tentukan Sikap Politik

- Advertisement -

Oleh: Rudi Hasan

Indonesiainside.id, Jakarta — Kompetisi Pilpres 2019 resmi berakhir setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan terkait sengketa hasil Pilpres 2019, Kamis (27/6) lalu. Walaupun demikian, Partai Demokrat tak mau terburu-buru menentukan sikap politik, apakah bakal masuk dalam pemerintahan atau menjadi partai oposisi.

“Perjalanan masih panjang, hingga Oktober 2019, karena setelah pelantikan anggota DPR 2019-2024, masih ada ruang komunikasi,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan, di Jakarta, Sabtu (29/6).

- Advertisement -

Dia mengatakan, masih ada waktu bagi Demokrat untuk menganalisis secara internal dan keuntungan untuk membangun bangsa ke depan. Menurut dia, Demokrat belum memikirkan posisi mana yang lebih menggiurkan, apakah di dalam atau di luar pemerintahan. Itu lantaran partainya sudah merasakan di dalam dan di luar pemerintahan.

“Kami berpengalaman 10 tahun menjadi partai pemenang Pemilu dan pada 2014-2019 di luar pemerintahan. Kami cukup nyaman di posisi mana pun,” ujarnya.

Syarief mengatakan di mana pun posisi Demokrat, yang terpenting pemerintahan ke depan diharapkan bisa menjalankan 14 program prioritas yang prorakyat. Menurut dia, jika 14 program itu dijalankan, akan sangat membanggakan bagi Demokrat.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan, Koalisi Indonesia Adil Makmur yang mendukung pencalonannya bersama Sandiaga Uno di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, telah selesai. Prabowo pun menyerahkan keputusan politik selanjutnya kepada masing-masing partai.

“Prabowo dalam rapat bersama pimpinan partai koalisi menyatakan Koalisi Indonesia Adil Makmur telah selesai, dan BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi telah selesai,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Jakarta, Jumat (28/6). (AIJ/Ant)

Berita terkini

Nasihat untuk Para Wartawan Muslim

Seorang wartawan bertanya kepada ustadz tentang hukum profesi yang digelutinya. Bolehkah bekerja menjadi wartawan dalam Islam? Demikian inti pertanyaannya yang ditujukan kepada Ustadz Ammi Nur...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Berita terkait

Yusril Pesimistis MA Terima Kasasi Prabowo-Sandi

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kembali mempermasalahkan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM)...

Begini Saran PKS untuk Kabinet Jokowi

Oleh: Rudi Hasan Indonesiainside.id, Jakarta -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera, turut memberikan saran pada presiden terpilih Joko...

Soal Peluang Bawa Sengketa Pilpres ke Mahkamah Internasional, Ini Kata Kubu Prabowo

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 di Pemilu 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, dipastikan tidak akan membawa masalah sengketa...

Wiranto Sebut Gejolak Pemilu Dapat Berakhir Baik

Oleh: Ahmad ZR Indonesiainside.id, Jakarta -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, turut menghadiri rapat pleno penetapan presiden dan wakil presiden...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here