Erick Thohir Pimpin Rombongan Jokowi-Ma’ruf ke KPU Hari Ini

Foto: Istimewa

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih melalui rapat pleno terbuka. Rapat ini akan dimulai pukul 15.30 WIB di Kantor KPU, Jakarta. Penetapan ini menyusul putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Verry Surya Hendrawan mengatakan, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, dijadwalkan hadir dalam rapat pleno KPU. “Rombongan besar itu, akan dipimpin oleh Ketua TKN, Erick Thohir,” kata Verry, Ahad (30/6).

Sementara, Jubir BPN Andre Rosiade mengatakan pasangan Prabowo-Sandi tidak harus hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan hasil pemilihan presiden 2019. Parpol perwakilan koalisi pendukung Prabowo-Sandi juga sudah dibubarkan sehingga tidak ada lagi konsolidasi elite soal kehadiran di KPU.

Menurut dia, Koalisi Adil Makmur yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, dan Partai Berkarya itu telah resmi dibubarkan Prabowo. Dengan begitu, Masing-masing parpol punya kebijakan sendiri akan hadir atau tidak.

Begitu juga dengan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga. BPN sudah tidak ada lagi setelah putusan MK yang menolak semua gugatan Prabowo-Sandi. “Kan BPN juga sudah dibubarkan. Jadi yang akan hadir hanya tim saksi,” kata Andre.

Usai rapat penetapan paslon, KPU akan memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon untuk melakukan konferensi pers dan memberikan sambutan. KPU akan menggelar rapat pleno penetapan presiden-wakil presiden terpilih setelah MK memutuskan untuk menolak gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), yang diajukan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Jakarta, Kamis malam.

Dengan demikian, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menjadi paslon terpilih dengan perolehan suara 85.607.362 berdasarkan hasil penghitungan KPU RI. Pada rapat pleno tersebut, KPU mengundang masing-masing pasangan calon (paslon) beserta timnya, partai politik, dan lembaga penyelenggara pemilu seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk hadir dalam pleno penetapan nanti. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here