Dua Jenis Munafik

Ilustrasi orang munafik. Foto: Istimewa

Tanya:
Assalamu’alaikum. Ustadz, mencermati hadits tentang tiga ciri orang munafik, apakah semua bentuk kemunafikan membuat seseorang murtad dari Islam dan akan ditempatkan di dasar neraka (surah an-Nisaa’ : 146)? Bukankah semua orang pernah berdusta, ingkar janji, dan berkhianat? Mohon pencerahannya!

Jawab:
Wa’alaikum salam. “Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (an-Nisaa’ : 145)

Nifak (kemunafikan) adalah sifat seseorang yang menampakkan sesuatu yang bertentangan dengan yang ada di hatinya. Ada dua jenis kemunafikan:

1. Nifak Amaly (munafik perbuatan). Jenis nifak ini tidak mengeluarkan seseorang dari Islam (murtad). Mereka adalah orang yang jika berkata ia dusta, jika berjanji ia ingkar, dan jika diamanahkan ia khianat. Dalam riwayat lain ditambahkan jika berseteru ia licik.

Hampir setiap orang pernah melakukan salah satu dari hal tersebut. Bagaimana pun tiga ciri utama orang munafik tersebut sangatlah membahayakan diri dan orang lain sehingga harus ditinggalkan sejauh-jauhnya.

2. Nifak Diny (munafik agama). Jenis nifak ini mengeluarkan seseorang dari agamanya (murtad) dan mereka akan kekal di dasar neraka Jahannam seperti yang digambarkan dalam surah an-Nisaa’ tadi. Sifat mereka dijelaskan dalam surah al-Baqarah ayat 8 sampai dengan 20. Ciri-ciri mereka adalah mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir tetapi Allah menolak keimanannya. Mereka melakukan kerusakan besar di muka bumi (terutama merusak agama Islam) namun merasa telah melakukan perbaikan, menganggap orang beriman sebagai orang yang lemah akal padahal merekalah orang lemah akal yang sesungguhnya. Sikap mereka berpura-pura baik di hadapan orang beriman demi kemaslahatan duniawi semata-mata, padahal hati mereka bersama kekufuran.

Dalam konteks kekinian pelaku nifak diny dapat dilihat bukan hanya melakukan ketiga ciri utama orang nifak amaly (munafik perbuatan). Mereka adalah orang-orang yang mengidentikkan Islam dengan terorisme atau mereka yang menuduh bahwa orang-orang saleh adalah pelaku kekerasan atas nama agama. Wallahu a’lam bish shawab. (Mel/Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here