Tujuh Kualifikasi Orang yang Dirindukan oleh Rasulullah

Cinta Rasulullah SAW. Foto: Istimewa

Muslim yang mana tidak ingin dekat kepada Rasulullah SAW di surga? Namun, bagaimana caranya? Berikut tujuh kualifikasi orang yang selalu dirindukan oleh Rasulullah SAW.

Pertama, berakhlak mulia. Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa orang yang paling dicintai oleh Nabi serta paling dekat dengan beliau pada hari kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya. Oleh karenanya, berusaha berakhlak luhur hingga titik maksimal bisa membuat hamba dekat dengan Nabi di surga.

Kedua, banyak bershalawat kepada Nabi. Imam Baihaqi meriwayatkan sabda Nabi bahwa orang yang paling dekat dengan beliau pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepada beliau. Di hadits lain, disebutkan bahwa orang yang tidak mau bershalawat ketika nama Nabi disebut, maka dia dimasukkan dalam kategori orang pelit. Orang pelit tentu posisinya jauh dari Nabi SAW.

Ketiga, mencintai Nabi dengan tulus. Sabda Nabi, “Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari) Artinya, kalau muslim mencintai Nabi dengan tulus, dan membuktikan cintanya, maka sangat besar kemungkinan dekat dengan beliau. Cara mencintai Rasul yang benar, sebagaimana surah Ali Imran ayat 31, adalah dengan mengikuti petunjuk Rasulullah SAW.

Keempat, mengayomi atau menanggung anak yatim. Dalam hadits Bukhari disebutkan sabda Nabi, “Aku dan orang yang mengayomi anak yatim adalah seperti ini di surga.” Beliau pun mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan tengah. Sebagai isyarat kedekatan posisi antara keduanya.

Kelima, memperbanyak sujud (shalat). Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami suatu ketika diperintah Nabi meminta sesuatu.

Akhirnya, beliau meminta, “Aku meminta kepadamu (sesuatu) yang bisa menemanimu di surga.” Singkat cerita, Nabi Muhammad SAW menjawab, “Bantulah aku dengan memperbanyak sujud (shalat).” (HR. Muslim) Orang yang shalat secara tekun dan istikamah, berpeluang besar dekat dengan Rasul di surga.

Keenam, mengayomi dua anak perempuan. Suatu ketika Nabi bersabda, “Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku.” (HR. Muslim) Beliau pun menggabungkan jari-jarinya. Sebagai gambaran akan dekatnya posisi orang yang melakukan hal tersebut.

Ketujuh, bertakwa kepada Allah. Saat diutus ke Yaman, salah satu nasihat Rasulullah SAW kepada Mu’adz bin Jabal adalah, “Sesungguhnya orang-orang yang paling utama bagiku adalah orang-orang yang bertakwa, siapapun dan dimana pun mereka berada.” (HR. Ahmad) Itu artinya, menjadi orang paling bertakwa akan memudahkan diri untuk dekat dengan Rasulullah di surga.

Kesimpulannya, agar dekat dengan Nabi di surga, maka miliki tujuh kualifikasi: akhlak mulia, banyak shalawat, mencintai Nabi, mengayomi anak yatim, banyak sujud (shalat), mengayomi dua anak perempuan dan bertakwa kepada Allah dengan sesungguh-sungguhnya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here