Sudahkah Anda Bermanfaat Untuk Orang lain?

Manusia yang bermanfaat untuk diri, keluarga, dan lingkungannya adalah manusia yang paling baik di dunia. Maka, berlombalah menjadi manusia yang paling bermanfaat untuk orang lain itu.

 Menjadi bermanfaat adalah sesuatu yang sangat dipujikan, baik oleh manusia maupun oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Namanya akan harum, doa-doa pun dipanjatkan untuknya. Adalah sahabat Abu Dzar menarasikan sebuah hadits, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Senyummu di wajah saudaramu adalah sedekah, seruanmu kebada kebaikan dan laranganmu kepada kemungkaran adalah sedekah, petunjukmu untuk saudaramu yang tersesat adalah sedekah, menemani orang yang terganggu penglihatannya untuk menunjukkan jalannya adalah sedekah, perbuatanmu meminggirkan batu, duri, dan tulang dari jalanan  adalah sedekah, perbuatanmu mengisi air ke dalam ember saudaramu adalah sedekah.” (HR. Imam Ath-Tirmidzi)

Dalam sebuah riwayat, Abu Dzar pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, lalu terjailah dialog di antara mereka.

“Ya Rasulullah, amalan apa yang paling utama?” tanya Abu Dzar.

“Iman kepada Allah dan berjihad di jalan-Nya,” jawab Sang Rasul.

“Budak apa yang paling baik untuk dimerdekakan?”

“Yang paling berharga dan paling mahal.”

“Jika aku tidak dapat melakukannya?” tanya Abu Dzar.

“Engkau dapat membantu pekerjaan seseorang,” jawab beliau.

“Ya Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku sudah lemah untuk melakukan beberapa amalan?” Abu Dzar bertanya lagi.

“Engkau tidak menganggu orang lain. Sungguh itu adalah sedekah dari dirimu untuk dirimu,” Jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. (HR. Imam Bukhari dan Muslim)

Dari hadits-hadits diatas, kita diberi pelajaran yang sangat berharga, tentang hubungan antar manusia. Bahwa seseorang,siapa pun dia, ia akan baru dikatakan bermanfaat jika berfaedah untuk orang lain. Bahkan, perbuatan yang tidak menganggu dan menyakiti orang lain, adalah bermanfaat, baik untuk diri maupun orang lain tersebut. Inilah sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang perlu dilestarikan, selain melembutkan hati, juka akan memulung pahala sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. (HMJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here