Doa Agar Terhindar dari Kemalasan

berdoa
Ilustrasi seorang sedang berdoa kepada Allah SWT, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Dalam hadits ada banyak doa dengan redaksi yang hampir sama mengenai permohonan kepada Allah agar dilindungi dari kemalasan.

Di antara contah redaksinya, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan.” (HR. Bukhari)

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ

“Wahai Tuhanku! Aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan.” (HR. Muslim, Abu Dawud)

Terhindar dari kemalasan merupakan anugerah ilahi yang sangat besar. Sebab, orang yang terjangkit kemalasan biasanya akan terjangkit penyakit-penyakit hati lain yang tidak kalah kronis.

Melalui penelusuran hadits-hadits Nabi, berikut ini penyakit atau hal negatif yang disandingkan dengan kemalasan, dan diminta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan darinya.

Tua Renta, dosa, hutang, fitnah kubur, siksa neraka, kefakiran dan kekayaan, dajjal, pengecut, bakhil, kekufuran, kesedihan, bingung, lemah, hutang melilit, tekanan (intimidasi).

Kalau direnungkan, antara kemalasan dengan semua poin hal negatif tersebut, ternyata ada hubungannnya.

Orang kalau sudah malas, akan menjadi tua sebelum waktunya, sebab dia malas untuk bekerja dan usaha.

Kemalasan membuat orang dekat kepada dosa. Sebab, lebih banyak memiliki waktu kosong, akhirnya pikiran kemana-mana dan sangat mudah digoda setan untuk berbuat maksiat.

Karena malas pula, akhirnya suka menghutang. Sebab, bekerja bagi orang malas dianggap beban berat, jalan pintasnya adalah hutang.

Orang demikian mempunyai jiwa yang lemah, sehingga mudah ditekan. Tak heran nanti orang-orang yang berjiwa demikian akan mengikuti fitnah dajjal yang dihiasi dengan berbagai kenyamanan duniawi fana yang begitu menggiyurkan bagi orang malas.

Orang kalau sudah malas, lebih dekat pada kefakiran. Kalau pun dia memiliki kekayaan, kekayaannya tidak menambah positif baginya. Ketika kaya berfoya-foya dan bakhil alias pelit berbagi kepada orang yang membutuhkan.

Pada puncaknya, bila sifat malas sudah sedemikian kronis, hati dan jiwa akan mudah terbujuk untuk kufur kepada Allah, hanya karena imingan duniawi sementara. Dan akhirnya, dia tidak akan lolos dari siksa kubur dan neraka serta bersedih atas kemalasan yang selama ini dilakukannya.

Ternyata, ketika direnungkan secara mendalam, dampak malas ini sungguh luar biasa. Tidak mengherankan jika Nabi memasukkan doa perlindungan dari kemalasan ini pada dzikir pagi dan sore.

Doa ini semacam proteksi spiritual agar bisa terhindar dari sifat dan perilaku malas. Jika malas sudah terhindar, insya Allah untuk melakukan kebaikan-kebaikan lainnya akan ringan atau mudah. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here