Peringatan Keras agar Tidak Berbuat Zalim pada Bulan Ini

Ilustrasi.

Hari ini, Selasa (25/2), kita telah memasuki bulan Rajab. Bulan Rajab adalah termasuk bulan Haram.

Di dalamnya, ada perkara yang terlarang (dosa) karena ganjarannya lebih besar.
Berdasarkan kalender Islam, ada empat bulan haram, yaitu Rajab, Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, dan Muharram.

Terkait bulan ini Allah berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah [9]: 36)

Pada bulan Haram ini, ada peringatan keras untuk tidak berbuat zalim. Sebab, dosa yang dilakukan lebih besar nilainya.

Perhatikan firman Allah pada ayat yang sama:
فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
“maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” (QS. At-Taubah [9]: 36)

Terkait ayat tentang bulan-bulan haram (Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram, Rajab) ini, Qatadah berkomentar:

“Dibandingkan dengan kezaliman-kezaliman lain, kesalahan dan dosa yang dilakukan pada bulan haram adalah yang paling besar. Meskipun, pada dasarnya setiap kezaliman itu adalah dosa besar, tapi Allah membesarkan sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya.” (Al-Dur al-Mantsûr, 4/187)

Oleh karena itu, terlebih pada bulan Rajab (yang termasuk bulan Haram) ini, mari memperbanyak ketaatan yang sudah disunnahkan, tinggalkan kemaksiatan, hentikan kezaliman dan bersiap menuju Ramadhan. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here