Doa Tolak-Bala Covid-19

berdoa
Ilustrasi seorang sedang berdoa, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Selain ikhtiar medis, hidup bersih, dan tidak banyak bertemu dengan banyak orang, doa yang tembus langit sangat dianjurkan. Apa saja doa yang perlu dipanjatkan?

Doktor Muslih Abdul Karim, pengasuh Pondok Pesantren Baitul Qur’an,Depok, punya kiat untuk menghindari dari musibah, bencana, bahaya virus corona, dan lain-lainnya. Caranya? “Dengan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” begitu tuturnya kepada Indonesiainside.id dengan nada lembut dan senyum mengulum, Jum’at (20/3).

Mendekatkan diri yang dimaksud adalah dengan melakukan shalat tepat waktu dan berjamaah, shalat sunnah. baca Qur’an, sedekah, saling memaafkan, istighfar, dan memanjatkan doa-doa kepada Ilahi Robbi.

Adapun doa-doa yang dimaksud adalah:

لاإله إلاأنت سبحانك إني كنت من الظالمين

(Lailaha illa Anta Subhaanaka inni kuntu minadholimin)

“Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang orang dzalim.” (QS Al-Anbiya’ : 87)

بسم الله الذي لايضرمع اسمه شيئ في الأرض ولافي السماء وهوالسميع العليم ٣ ×

(Bismillahil ladzi la yadhurru maasmihi syaiun fil ardhi wala fissamaai wahuwas Samii’ul ‘Alim)

“Dengan menyebut nama Allah yg dg namaNya tidak berbahaya apapun di bumi dan di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetaui.” (HR mam Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmizi, Nasa’i dan Ibnu Majah). Dibaca sebanyak 3 kali masing-masing di waktu pagi dan sore

أعوذبكلمات الله التامة من شرماخلق ٣ ×

(A’udzu bikalimaatillahit tammaati min syarri ma kholaq)

“Aku berlindung dengan Kalimat-kalimat Allah yg sempurna dari kejahatan makhluq yg di CiptakanNya.” (HR Imam Muslim). Sehari minimal dibaca sebanyak 3 kali di waktupagi hari.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here