Aisyah: Istri Tercinta Rasulullah (3)

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Berdasarkan pembacaan literasi sejarah, penulis menemukan beberapa Keistimewaan Aisyah binti Abi Bakar dibandingkan dengan istri Nabi yang lainnya.

Pertama, dari sisi keturunan dan kelahirannya. Bapaknya ialah seorang yang paling dicintai Nabi yaitu Abu Bakar.  Sedangkan ibunya adalah Ummu Rumaan yang mana nabi pernah berkomentar mengenainya,

“Barangsiapa yang ingin melihat wanita dari bidadari, maka lihatlah Ummu Rumaan”. Dari kedua orang tua yang agung inilah, Aisyah lahir dan berkembang hingga dewasa.

Kedua, diberi kunya (gelar berupa ummu untuk wanita Arab) oleh Rasul dengan sebutan Ummu Abdillah. Kisahnya ialah, suatu saat Aisyah meminta kepada Rasulullah untuk memberikannya kunya, sewaktu anak Asma` binti Abi Bakar lahir yaitu Abdullah bin Zubair maka seketika itu Rasullah memberi kunya Aisyah dengan sebutan Ummu Abdillah. Beliau dikenal dengan kunya tersebut hingga wafatnya.

Ketiga, pernah dipanggil Rasul dengan sebutan al-muwaffaqah (yang sukses, sesuai).

Keempat, beliau turut serta dalam peristiwa hijrah ke Madinah, dimana dia beserta ibunya melewati jalan yang terjal dan mendaki.

Kelima, Jibril mendatangi nabi dalam mimpinya bahwa Aisyah akan menjadi istrinya.

Keenam, Aisyah menjadi istri Rasulullah baik di dunia maupun akhirat, dan akan dikumpulkan bersamanya.

Ketujuh, Aisyah merupakan istri dan manusia yang paling dicintai Rasulullah.

Kedelapan, setiap kali Rasulullah mendatangi istrinya, selalu ditutup dengan Aisyah.

Kesembilan, Rasulullah menganjurkan Fathimah dan lainya mencintai Aisyah.

Kesepuluh, setiap orang yang mau memberi hadiah kepada Nabi selalu pada masa giliran Aisyah.

Masih banyak lagi keistimewaan yang lain yang tak cukup ditulis dalam tulisan singkat ini.
Hal lain yang penting diangkat dalam tulisan ini, bahwa Aisyah memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan istri-istri nabi yang lain:

  1. Hanya ia istri Nabi yang dinikahi dalam kondisi masih gadis.
  2. Tidak ada istri Nabi yang memiliki kedua orang tua muslim dan sama-sama hijrah selain Aisyah.
  3. Allah menurunkan terbebasnya dia dari tuduhan orang munafiq.
  4. Jibril turun dari langit dengan membawa gambaran sutra pada Rasulullah pada waktu mimpi.
  5. Jibril berkata pada mimpi Nabi, nikahilah Aisyah karena dia akan menjadi istrimu.
  6. Mandi bersama Rasulullah pada satu bijana.
  7. Turun wahyu ketika bersama Aisyah.
  8. Ketika meninggal Rasulullah berada pada dada (pangkuan) Aisyah.
  9. Nabi meninggal di sisi (pada waktu giliran) Aisyah.
  10. Nabi dikubur di rumah Aisyah.
  11. Berwawasan luas dan alim.
  12. Termasuk wanita terbaik di dunia.

Mengenai jejak intelektualnya, Urwah bin Zubair pernah berkata: “Tidak aku jumpai seorang pun yang lebih mengetahui tentang Fikih, kedokteran dan Syair daripada Aisyah. (Aza)

1 KOMENTAR

  1. Masya Allah,kecintaanku kepada ummul mukminin Sayyidatina ‘Aisyah RA terpuaskan dengan semua ulasan2 anda ,terima kasih♥♥ beliau adl ummul mukminin paling saya cintai dan paling menginspirasi saya🌹🌹🌹

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here