Inilah Doa ketika Melihat Lailatul Qadar

Ilustrasi

Lailatul Qadar secara bahasa berarti malam kemuliaan. Mala mini turun di sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam penuh berkah momen pertama kali diturunkan al-Qur`an.

Menukil riwayat Ibnu Abbas, Ibnu Katsir menyebutkan bahwa penurunan pertama kali ini secara sekaligus dari Lauhil Mahfudz ke Baitul Izzah (Langit Dunia). Kemudian setelah itu diturunkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun.

Itulah sekilas tentang makna daripada Lailatul Qadar. Pertanyaannya kemudia, apa yang diucapkan ketika kita menjumpai malam kemuliaan ini? Suatu hari, ‘Aisyah bertanya kepada Nabi, “Ya Rasulullah, apa pendapatmu ketika aku mengetahui (mendapati) Lailatul Qadar, apa yang aku katakan (ketika itu)?

Nabi pun mengajarkan doanya kepada ‘Aisyah, “Katakanlah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi).

Ada juga versi lain yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani:

اللَّهُمَّ اعْفُ عَنِّي، فَإِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ

ALLAHUMMA’-FU ‘ANNI, FAINNAKA ‘AFUWWUN KARIM

“Ya Allah, maafkanlah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Memaafkan dan Maha Mulia.” Namun, hadits ini riwayatnya lemah. Oleh karena itu, lebih aman memakai doa yang sebelumnya.

Mengapa disyariatkan demikian, karena Lailatul Qadar mengandung banyak kemulian, sebagaimana yang diterangkan dalam surah al-Qadar, di antaranya: Pertama, momen turunnya al-Qur`an. Kedua, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Ketiga, para malaikat dan khususnya jibril turun pada malam ini atas izin Allah. Keempat, turun keselamatan dan ketenangan hingga terbit fajar. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here