Inilah Orang yang Tidak Bisa Masuk Surga

surga_neraka
Ilustrasi.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dalam banyak haditsnya mengenai detail-detail orang yang yang tidak bisa masuk surga. Berikut ini akan disebut sepuluh di antaranya:

Pertama, suka memutus tali silaturahim. Imam Bukhari meriwayatkan sabda Nabi: “Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturrahim.” Maksudnya, tidak mau menyambung lagi hubungan kekerabatan dengan orang-orang yang masih ada ikatan rahim atau darah.

Kedua, suka mengadu domba orang lain. Ini sesuai dengan sabda Nabi: “Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.” (HR. Bukhari). Orang demikian sangat suka ketika melihat orang lain berseteru dan berkelahi. Tidak suka melihat orang lain hidup dengan damai.

Ketiga, tetangga yang merasa tidak aman dengan keberadaannya. Ini sesuai dengan riwayat Muslim. Nabi bersabda: “Tidak akan masuk surga, orang yang mana tetangganya tidak aman dari bahayanya.” Makanya, dalam hadits yang lain disebutkan, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka jangalah menyakiti tetangganya.” Kunci surga adalah iman. Sedangkan orang yang menyakiti tetangga, tidak dianggap sempurna keimanannya.

Keempat, orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walaupun sekecil biji sawi. Nabi bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan.” (HR. Muslim). Ini menunjukkan tercelanya sifat sombong. Walaupun sangat kecil, bisa merusak semua amal kebaikan dan menjerumuskan ke neraka.

Kelima sampai ketujuh adalah anak durhaka, pecandu khamer dan yang suka menyebut-nyebut (mengungkit-ungkit) pemberian. Ini disebutkan dalam satu hadits. Nabi bersabda: “(Ada) tiga golongan mereka tidak akan masuk surga: anak yang durhaka kepada orang tua, pecandu khamer, dan orang yang selalu menyebut-nyebut pemberiannya.” (HR. Nasa’i).

Kedelapan, orang yang belum terbayar hutangnya. Karena itulah Nabi bersabda: “Tidak akan masuk Surga hingga terbayarkan hutangnya.” (HR. Nasa’i). Kesembilan, orang yang memiliki jiwa yang kotor. Sabda Nabi: “Tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang bersih, dan ini adalah hari-hari makan dan minum. ” (HR. Ibnu Majah).

Kesepuluh, yang dagingnya tumbuh dari barang yang haram. Pernah Nabi menasihati Ka’ab: “Wahai Ka’b bin ‘Ujroh tidak akan masuk surga orang yang dagingnya tumbuh dari barang haram.” (HR. Ahmad).

Dengan mengetahui 10 ciri itu, semoga kita semua bisa menjaga diri sejak dini agar tidak menjadi bagian dari orang-orang yang tidak bisa masuk surga. Na’udzu billah min dzaalik (Semoga Allah melindungi kita dari semua itu). (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here