Rombongan Jin Ikut Khataman Al-Qur`an

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Abu Imran At-Tamar bercerita bahwa suatu hari, sebelum fajar ia bergegas menuju masjid Al-Hasan Al-Hafri.

Rupanya, saat itu masjid masih dikunci. Ternyata di dalam ada Al-Hasan sedang duduk bermunajat dan berdoa kepada Allah Ta’ala.

Dalam kondisi seperti itu, Abu Imran dikagetkan suara gemuruh dalam masjid mengaminkan doa Al-Hasan. Padahal, waktu itu yang ada hanya Al-Hasan.

Abu Imran pun menunggu dan duduk di depan pintu masjid, sampai kunci dibuka. Setelah azan shubuh dikumandangkan, baru pintu masjid dibuka.

Bakda shubuh, setelah para jamaah pulang, Abu Imran memberanikan diri untuk bertanya kepada Al-Hasan.

“Wahai Aba Sa’id,” panggil Abu Imran kepada Al-Hasan, “demi Allah tadi aku menyaksikan sesuatu yang menakjubkan.”

“Memangnya apa yang kamu lihat?” tanya Al-Hasan.

Kemudian oleh Abu Imran diceritakan secara kronologis apa yang dilihat dan didengarnya sebelum shubuh.

Dari mimik muka Al-Hasan tidak terlihat kaget, seolah-olah sudah biasa. Katanya, “Oh, itu para jin dari daerah Nishshibin. Mereka sengaja datang untuk menyaksiksikan aku mengkhatamkan al-Qur`an tiap malam Jum’at, kemudian mereka pergi setelah itu.” Kisah ini ditulis oleh Ibnu Al-Jauzy dalam kitab “Shifah ash-Shafwah” (II/537).

Kekaguman jin terhadap al-Qur`an memang bukan hal baru. Dalam al-Qur`an bahkan disebutkan cerita khusus mengenai rombongan jin yang menyimak al-Qur`an kemudian terkagum-kagum. Bahkan, ada surah khusus dalam al-Qur`an yang dinamakan Al-Jin.

Simak kekaguman Jin yang digambarkan al-Qur`an:

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَراً مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنصِتُوا فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَى قَوْمِهِم مُّنذِرِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Qur’an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan.” (QS. Al-Ahqaf [46]: 29)

Demikian juga dalam surah lain:

قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآناً عَجَباً

“Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Qur’an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang mena’jubkan,” (QS. Al-Jin [72]: 1).

Bila jin saja sedemikian kagum pada al-Qur`an, bahkan meluangkan waktu untuk menyimaknya, maka sungguh ironi jika di luar bulan Ramadhan ini, kita meninggalkan kebiasaan baik selama bulan Ramadhan, yaitu: mengkhatamkan al-Qur`an. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here