Amalan-Amalan Penggugur Dosa

Ilustrasi seseorang yang sedang berwudhu. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Tidak ada manusia yang maksum, bebas dari kesalahan dan dosa, kecuali para Nabi. Tetapi umat manusia diberi kemudahan untuk menggugurkan dosa-dosanya. Tiga amalan ini, jika dilaksanakan, akan menggugurkan dosa dan mengangkat derajat para pelakunya.

Tiga amalan itu tersebut dalam sebauah hadits shahih berikut ini:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ جَمِيعًا عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ (الصَّلَاةِ فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ. (رواه مسلم

“Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah serta Ibnu Hujr semuanya dari Ismail bin Ja’far, Ibnu Ayyub berkata, telah menceritakan kepada kami Ismail telah mengabarkan kepada kami Al Ala’ dari bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat? Mereka menjawab, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau bersabda: Menyempurnakan wudhu pada saat yang tidak disukai (seperti keadaan yang sangat dingin), banyak berjalan ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah shalat. Maka itulah ribath.” (HR. Imam Muslim)

Hadits ini dinarasikan oleh Abu Hurairah. Imam Muslim juga meriwayatkan hadis yang sama dan dinarasikan oleh al-‘Ala’ bin Abdirrahman, tetapi tidak ada kata ‘fadzalukum ar-ribath”. Hadits ini secara gambling menyebutkan bahwa dosa-dosa pelakunya akan dihapus, ditinggikan derajatnya dan diberi kedudukan yang tinggi di surga. Karena itu, jaga kondisi badan kita agar tetap dalam keadaan suci karena berwudhu, memenuhi panggilan Ilahi dengan berjalan menuju masjid, mengikuti shalat berjamaah di dalam masjid. Mau surga? Lakukan amalan tersebut secara rutin dan istiqomah. Wallahu A’lam (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here