Melepaskan Diri Dari Tiga Ikatan Setan

Foto: Haryo Bayu

Di sepertiga malam, umat Islam dianjurkan untuk bangun dan melaksanakan shalat tahajud. Apa manfaatnya untuk umat manusia?

Setan itu, kerjanya, seumur-umur akan selalu berusaha untuk menjerumuskan umat manusia ke jalan yang menyimpang dari tuntunan Ilahi dan Nabi-Nya. Bagaimana kita menangkalnya?

Adalah Abu Hurairah menarasikan, Rasulullah Shalalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Setan mengikat tiga ikatan pada bagian belakang kepala salah seorang di antara kamu ketika tidur, dia mengencangkan setiap ikatan itu (seraya berkata) malam yang panjang bagimu, maka tidurlah! jika ia bangun lalu mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, jika ia berwudhu maka terbukalah satu ikatan lagi, dan jika ia sholat terbukalah satu ikatan lagi, lalu ia menjadi semangat lagi ceria dan jika tidak, jiwanya menjadi jelek lagi malas” (HR. Imam Bukhari).

Ya, bangun malam dan laksanakan shalat tahajud. Ia adalah shalat yang paling afdhol setelah shalat fardhu, sebagaimana sabda Baginda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Shalat yang paling afdhol setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR. Imam An Nasa’i)

Sedikitnya ada empat hal yang akan didapatkan oleh seseorang pelaku shalat tahajud.

Pertama, Mendapatkan kewibawaan. Para pelakunya akan mendapatkan kemuliaan dan kewibawaan, baik ketika berada di dunia maupun di akhirat,kelak. Hal ini ditegaskan oleh hadits:

وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya.” (HR. Imam Al-Hakim)

Kedua, Kebaikan Dunia dan Akhirat.
Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam.” (HR Imam Muslim).

Ketiga, jika berdoa, dikabulkan. Para pelaku shalat tahajud, lalu berdoa, doanya akan diijabah oleh Allah Ta’ala. Dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Setiap malam Allah Ta’ala turun ke langit dunia sampai tersisa sepertiga malam yang terakhir. Ia (Allah) berkata, “Adakah hamba-Ku yang meminta sehingga pasti Aku berikan apa yang dia minta? Adakah hamba-Ku yang berdoa hingga pasti Aku kabulkan doanya? Adakah hamba-Ku yang ber-istighfar sehingga Aku ampuni dosanya?”

Keempat, jalan menuju surga. Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan shalatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi)

Oleh sebab itu, jangan buang kesempatan emas tersebut. Bangun malam, ambil wudhu, shalat tahjud, berdoa, insyaa Allah akan dibimbing menuju surga-Nya. Wallahu A’lam (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here