Memilih Pemimpin Urusannya Sampai Akhirat!

Pemimpin
Ilustrasi.

Jika kita memilih pemimpin atau memilih teman, sebaiknya berhati-hati, karena ini mengandung konsekuensi tidak hanya di dunia, tetapi juga ikut dipertanggungjawabkan sampai di hari Kemudian. Sebab, di hari Perhitungan, manusia dikumpulkan sesuai dengan kelompok dan pemimpinnya.

Di dalam surah An-Naba’ ayat 17-18, Allah berfirman. “Sesungguhnya, hari keputusan adalah suatu waktu yang sudah ditetapkan. Yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala, kalian datang (menghadap Allah) secara berkelompok-kelompok.”

Dalam Tafsir Al-Wasith, Syekh Wahbah Az-Zuhaili menulis, “Hari kiamat yag disebut sebagai hari keputusan, karena pada hari itu Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan keputusan di antara kaum mukminin dan kaum kafir, serta antara kebenaran dan kebatilan, hari itu telah ditetapkan kedatangannya pada waktu yang pasti dan masa tertentu, bagi umat manusia generasi awal dan generasi akhir, untuk diberlakukan perhitungan dan pembalalasan.

Adapun Dr. Saiful Bahri, dalam Tafsir Al-Kautsar, ketika mentadabburi ayat diatas, menulis, “Bila datang Hari Kebangkitan, manusia pun terjaga (bangun) dari kematiannya. Kehidupan sesungguhnya baru akan dimulai Hari Pembalasan menanti mereka. Mereka dibangkitkan secara berkelompok-kelompok sesuai dengan perilaku dan amal mereka ketika hidup di dunia. Masing-masing kelompok ada pemimpinnya yang mereka ikuti ketika di dunia. Hal ini senada dengan firman Allah, “(ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap manusia dengan pemimpinnya.” (QS. Al-Isra’: 71)

Jadi, masalah memilih pemimpin di dunia punya konsekuensi akhirat. Oleh sebab itu, kenali dan pelajari calon pemimpin, juga calon teman, agar memberi manfaat baik di dunia maupun di akhirat. Jangan sampai memilih pemimpin dan teman yang hanya bermanfaat di dunia saja, tetapi tidak demikian ketika di akhirat. Wallahu A’lam (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here