Menangguhkan Pembayaran Utang, Dosa-Dosa Diampuni

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ampunan terhadap dosa-dosa, atas izin Allah Ta’ala, bisa didapat dari pintu mana saja. Salah satunya adalah melalui pintu menangguhkan dan memaafkan utang orang-orang yang sedang dalam kesulitan.

Imam An-Nasa’I, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim mengeluarkan hadits shahih yang dinarasikan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallan berkisah:

“Ada seseorang yang belum pernah melakukan amal kebaikan sama sekali. Ia sering memberikan utang kepada orang-orang yang membutuhkan. Suatu hari ia berkata kepada utusannya, ‘Tagihlah orang-orang yang mendapatkan kemudahan dan tinggalkan orang yang sedang dalam kesulitan dan maafkan. Semoga Allah mengampuni kita.’

Lalu,ketika orang tersebut wafat, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepadanya, ‘Apakah kamu pernah melakukan amal kebaikan?’

Orang tersebut menjawab, ‘Tidak. Hanya saja saya memiliki seorang pembantu, dan saya sering memberikan utang kepada orang lain. Kemudian, apabila saya mengutusnya untuk menagih utang,saya katakana kepadanya: tagihlah orang yang mendapatkan kemudahan dan tinggalkan orang yang sedang dalam kesulitan dan maafkan. Semoga Allah mengampuni kita.’

Lalu, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ‘Aku telah memaafkanmu’.”

Masyaa Allah, betapa indahnya hidup ini. Dengan cara memberi tangguhan dan memaafkan orang-orang yang berutang, Allah memberi ampunan kepada para pelakunya. Hadits ini mendapat momentumnya. Ketika Pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak awal Maret 2020 lalu, banyak terjadi PHK terhadap karyawan kantor maupun pabrik-pabrik, bisnis pun terpuruk. Ekonomi susah.

Akibatnya, banyak orang yang akhirnya meminjam uang ke berbagai pihak, hanya untuk sekadar mempertahankan hidup untuk diri dan keluarganya. Karena tak ada penghasilan, membayar utang pun tak bisa. Bagi mereka yang masih punya kelebihan, saatnya membantu mereka yang membutuhkan, tanpa memikirkan apakah utang tersebut bisa dibayar atau tidak. Tangguhkan, dan maafkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa-dosa para pemberi utang yang pemaaf ini. Wallahu A’lam (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here