Cara Umair bin Al-Hamman Bergegas Menuju Surga

Ilustrasi langkah ke surga. Foto: Istimewa

Kisah perang Badar menorehkan banyak ceritera. Para pahlawan bergegas menyambut syahidnya guna meraih surga-Nya. Salah satunya Umair bin Al-Hamman.

Dalam kitab Shahihnya, Imam Muslim mengeluarkan hadits yang dinarasikan oleh Tsabit bin Anas bin Malik:

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengutus Baisah sebagai intelijen untuk mengintai apa yang dilakukan oleh rombongan Abu Sovyan. Baisah datang kembali ke kediaman Rasulullah dan menceritakan apa yang terjadi. Rasulullah kemudian keluar rumah dan bercakap-cakap, lalu bersabda, “Sungguh, kita memiliki satu target. Barangsiapa membawa binatang tunggangan, hendaknya ia pergi bersama kami.”

Beberapa orang meminta izin untuk mengambil tungganganya di kota Madinah. Tetapi Rasulullah menjawab, “Tidak, kecuali orang yang telah membawa binatang tunggangan.”

Setelah itu, Rasulullah bersama para sahabat, berangkat ke Badar, mendahului kaum musyrikin. Tidak lama kemudian datanglah kaum musyrikin, lalu beliau bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian melakukan sesuatu sebelum aku terlebih dahulu.”

Ketika kaum musyrikin mendekat, beliau bersabda, “Bangkitlah kalian menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.”

Umair bin al-Hamman al-Anshari menimpali, “Wahai Rasulullah, surga yang luasnya seluas langit dan bumi?”

“Benar,” jawab Rasululah.

“Hebat,” spontan terucap dari Umair.

“Mengapa engkau katakan hebat?” tanya Rasulullah.

“Demi Allah, tidak ada wahai Rasulullah, selain berharap agar aku menjadi salah satu penghuni surga,” jawab Umair.

Rasulullah menjamin, “Engkau adalah salah satu penghuninya.”

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here