Khotbah Setan Yang Amat Menyentuh

Ilustrasi.

Di dunia, setan hanya sekali berkata jujur. Di akhirat, setan juga sekali berbicara jujur di hadapan manusia yang terjerambab di neraka karena mengikutinya.

Sepanjang hidupnya, setan hanya sekali berkata benar ketika di dunia. Yakni, ketika ia menyamar sebagai pencuri gandum di gudang Baitul Maal yang dijaga oleh Abu hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Waktu itu, setan mengajari Abu Hurairah agar sebelum tidur membaca Ayat Kursi, maka setan tidak akan bisa mendekatinya. Yang kedua, adalah pidato setan seusai timbangan hisab telah usai, dan manusia tinggal ditempatkan di surga atau neraka. Hal ini diabadikan dalam Al-Qur’an surah Ibrahim ayat 22-23:

{وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الأمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِي عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (22) وَأُدْخِلَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ تَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلامٌ (23) }

Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kalian janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepada kalian, tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian, melainkan (sekadar) aku menyeru kalian, lalu kalian mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kalian mencerca aku, tetapi cercalah diri kalian sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian, dan kalian pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kalian mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah ‘salam’.

Khotbah setan tersebut disampaikan dihadapan para pengikutnya, setelah Allah menetapkan keputusan di antara hamba-hamba-Nya, dan Allah memasukkan orang-orang mukmin ke dalam surga serta menempatkan orang-orang kafir di dalam neraka. Saat itulah setan berdiri di hadapan para pengikutnya yang sama-sama masuk neraka guna memberi khabar yang sangat menyedihkan tersebut.

Tentu saja kita jangan sampai mendengar khotbah setan yang amat menyentuh itu, sebab jika kita ikut mendengarnya, itu artinya tempat kita di neraka. Naudzubillahi min dzalik. Oleh sebab itu, mari kita waspada, dan jangan sampai tergoda oleh setan selama kita menjalani hidup di dunia ini. Wallahu A’lam (HMJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here