Sedekahnya Abu Bakar as-Shiddiq

Ilustrasi sedekah. Foto: Istimewa

Sedekah tidak akan menyebabkan seseorang jatuh miskin. Karena sedekah itu membuat harta berkah dan dapat melipatgandakannya. Kisah Abu Bakar ash-Siddiq membuktikan hal itu.

Imam ath Tirmidzi dan Imam Abu Dawud mengeluarkan hadits yang berasal dari Zaid bin Aslam dari ayahnya, ia berkisah, “Aku mendengar Umar bin Khatthab menceritakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami untuk bersedekah. Kebetulan, saat itu aku memiliki harta. Aku pun berkata, ‘Hari ini aku akan mengalahkan Abu Bakar, karena aku tidak pernah mengalahkannya.’ Umar melanjutkan, ‘Aku datang membawa separuh hartaku, lalu Rasulullah bertanya: Berapa yang kau sisakan untuk keluargamu? Aku menjawab, ‘Sama dengan ini.’

Lalu datanglah Abu Bakar dengan membawa seluruh hartanya. Lalu Rasulullah bertanya, ‘Wahai Abu Bakar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’ Abu Bakar menjawab, ‘Aku sisakan untuk mereka Allah dan Rasulullah.’ Aku pun berkata, ‘Demi Allah, aku tak akan pernah dapat mengalahkan Abu Bakar dalam hal apa pun’.”

Begitulah pemahaman Abu Bakar terhadp sedekah. Pertanyaannya, apakah setelah itu Abu Bakar jatuh miskin? Setelah peristiwa itu, Abu Bakar tetap seorang pedagang besar. Ketika wafat, ia tinggalkan harta warisan untuk kedua orangtuanya, untuk anak-anak dan istrinya.

Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah tersebut, bergegaslah menyambut panggilan Islam. Abu Bakar telah memberikan semua hartanya demi menolong agama Allah dan Rasulullah, sementara Umar memberikan separuh hartanya. Baik Abu Bakar ash-Shiddiq maupun Umar bin Khatthab adalah 2 dari 10 yang dijamin masuk surga.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah memerintahkan kepada para sahabat untuk mengeluarkan sedekah tanpa membatasi dengan jumlah tertentu, tetapi menyerahkan kepada mereka sesuai dengan kemampuan masing masing-masing. Pertanyaannya, berapakah harta yang telah kita berikan untuk membela agama Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam? Mau masuk surga? Ya jangan pelit bin kikir. Itu kuncinya. Wallahu A’lam (HMJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here